Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Universitas Klabat Bangun Sistem Smart Village Terintegrasi AI dan IoT untuk Keamanan Desa Digital

Prisilia Rumengan • 2025-11-22 18:31:07

Sistem Smart Village AI hadir sebagai solusi digital untuk keamanan desa masa depan
Sistem Smart Village AI hadir sebagai solusi digital untuk keamanan desa masa depan

Jagosatu.com - Transformasi digital di Indonesia terus berkembang, dan kini teknologi mulai masuk hingga ke desa-desa terpencil.

Peneliti dari Universitas Klabat menghadirkan konsep Smart Village Early Warning System, sebuah sistem terpadu yang memadukan IoT, AI, dan analisis data sosial.

Sistem ini dirancang untuk membantu pemerintah desa dalam memantau lingkungan, aktivitas masyarakat, hingga kondisi darurat secara real-time.

Model Smart Village ini dikembangkan berdasarkan tantangan yang sering muncul di desa seperti banjir tiba-tiba, kualitas udara menurun, hingga keamanan malam hari.

Perangkat utama sistem ini menggunakan jaringan sensor IoT yang ditempatkan di sejumlah titik desa.

Sensor tersebut memantau kualitas udara, tinggi air, tingkat kebisingan, hingga pergerakan aktivitas lingkungan.

Data dari sensor dikirim melalui modul ESP32 ke server berbasis cloud untuk dianalisis.

Sistem juga dilengkapi kamera kecil bertenaga rendah yang berfungsi memantau aktivitas jalan dan area publik.

Baca Juga: Kebiasaan Sarapan Ternyata Berpengaruh ke Prestasi Akademik? Simak Hasil Penelitian UNKLAB

Untuk membaca pola perubahan lingkungan, peneliti memanfaatkan kecerdasan buatan berbasis Convolutional Neural Network (CNN).

CNN digunakan untuk mengenali potensi ancaman seperti banjir, asap berlebih, atau kerumunan tidak biasa.

Selain itu, sistem juga menggunakan model AI LSTM untuk membaca tren data sosial dari masyarakat desa.

Data sosial ini berasal dari aplikasi pelaporan warga berbasis Android yang terhubung langsung dengan pusat data desa.

Setiap warga dapat mengirim laporan cepat seperti lampu mati, jalan rusak, atau potensi bahaya.

Model LSTM memprediksi apakah laporan tersebut menunjukkan pola ancaman tertentu.

Penelitian menunjukkan integrasi IoT dan AI ini meningkatkan ketepatan peringatan dini hingga 89% dalam simulasi.

Dashboard Smart Village memperlihatkan kondisi desa melalui grafik, peta interaktif, dan indikator warna.

Jika sistem mendeteksi ancaman, notifikasi otomatis dikirim ke ponsel warga dan perangkat desa.

Notifikasi dikirim melalui aplikasi Blynk untuk memastikan pesan sampai dalam hitungan detik.

Selain peringatan darurat, sistem Smart Village juga berfungsi sebagai pusat data terintegrasi untuk kebijakan desa.

Data dari sensor, laporan warga, dan hasil analisis AI dapat membantu desa merencanakan program berbasis data.

Konsep ini membuktikan bahwa desa dapat memanfaatkan teknologi tanpa biaya besar dan tetap ramah pengguna.

Universitas Klabat berharap Smart Village menjadi fondasi pembangunan desa cerdas yang efisien, aman, dan inklusif.

(AR)

Editor : Prisilia Rumengan
#SMART #AI #IoT #UNKLAB #desa #desa digital