Jagosatu.com - Mobil baru yang lagi heboh banget dari Mazda ini namanya All-New Mazda CX-80 PHEV, dan statusnya langsung jadi pembicaraan karena harganya bikin geleng-geleng.
Mobil ini dijual dengan banderol harga yang enggak main-main, yaitu Rp1.199.900.000 atau hampir Rp1,2 miliar On The Road (OTR) Jakarta, yang jelas menempatkannya di segmen mobil mewah.
Angka harga yang tinggi ini memang memunculkan pertanyaan besar: apakah Mazda sedang "bunuh diri" di pasar, mengingat segmen ini sangat kompetitif?
Namun, jangan terburu-buru menilai, karena harga fantastis ini dibayar lunas dengan spesifikasi dan performa yang gila-gilaan di kelasnya.
Hal yang paling menarik dari CX-80 adalah statusnya sebagai mobil PHEV pertama Mazda di Indonesia, yang merupakan singkatan dari Plug-in Hybrid Electric Vehicle.
PHEV itu artinya mobil ini punya dua sumber tenaga utama: mesin bensin dan motor listrik yang baterainya bisa diisi ulang (di-charge) dari listrik rumah, mirip seperti nge-charge handphone.
Baca Juga: Imbang vs Fiorentina! Spalletti Bocorkan Kekhawatiran Terbesar Juventus di Serie A
Teknologi hybrid semacam ini memberikan keuntungan ganda, yaitu bisa irit banget dan juga punya tenaga super besar.
Menurut Kompas Otomotif, tenaga gabungan atau output total dari mesin dan motor listrik mobil ini sanggup mencapai angka fantastis, yaitu 327 PS.
Angka PS atau Pferdestärke itu adalah satuan untuk mengukur tenaga kuda, yang menunjukkan seberapa kuat dorongan tenaga yang dimiliki mesin.
Selain tenaga yang besar, torsinya juga bikin kaget, mencapai 500 Nm, dilansir dari Oto.com.
Torsi adalah gaya putar yang bikin mobil bisa akselerasi dari diam, bayangkan saja torsi 500 Nm ini seperti kekuatan atlet angkat besi yang bisa mengangkat beban berat dengan mudah.
Kombinasi tenaga dan torsi badak ini membuat SUV bongsor yang punya 6 kursi ini bisa lari dari 0 sampai 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 6,8 detik.
Waktu akselerasi secepat itu biasanya cuma dimiliki sama mobil-mobil sport, bukan SUV keluarga yang mewah.
Spesifikasi mesin bensinnya sendiri menggunakan konfigurasi e-SKYACTIV G 2.500 cc 4-silinder, yang terkenal canggih dan efisien.
Motor listriknya ditenagai oleh baterai Lithium-ion berkapasitas 17,8 kWh, yang cukup besar untuk mobil hybrid.
Dengan baterai ini, Mazda CX-80 PHEV diklaim bisa menempuh jarak hingga 60 km hanya dengan menggunakan mode listrik murni (EV Mode), menurut MUF Online Autoshow.
Jadi, kalau kamu cuma pakai mobil buat keliling kompleks atau pergi ke sekolah yang dekat, bensinnya tidak akan terpakai sama sekali, benar-benar zero emission.
Fitur canggih lainnya yang ada di mobil ini adalah sistem penggerak i-Activ All-Wheel Drive (AWD), yang memastikan semua roda mobil mendapat tenaga.
Sistem AWD ini sangat berguna untuk stabilitas dan traksi, apalagi saat berkendara di jalan yang licin atau menanjak ekstrem.
Mazda CX-80 juga dilengkapi dengan fitur keselamatan super lengkap yang mereka sebut i-Activsense, yang membantu pengemudi menghindari kecelakaan.
Fitur i-Activsense ini termasuk Driver Monitoring, Cruising & Traffic Support, hingga Adaptive LED Headlights yang bisa menyesuaikan sorotan lampu secara otomatis.
Desain eksterior mobil ini sangat premium, menampilkan bahasa desain KODO khas Mazda yang elegan dan mewah.
Di Indonesia, CX-80 hadir dalam dua varian, yaitu Elite dan Kuro Edition, memberikan pilihan estetika yang berbeda bagi konsumen.
Menurut Carmudi, varian Kuro Edition menawarkan look yang lebih sangar dan sporty dengan sentuhan warna hitam di beberapa bagian eksterior.
Sedangkan varian Elite menonjolkan kesan mewah dan klasik khas SUV premium Eropa, tapi dengan sentuhan desain Jepang yang halus.
Respon pasar awal Indonesia terhadap mobil ini terbilang positif, bahkan dilansir dari Kompas Otomotif, sudah terjual sekitar 20 unit di bulan pertama peluncurannya.
Angka penjualan awal ini menunjukkan bahwa banyak konsumen kaya di Indonesia yang berani membayar mahal untuk mendapatkan teknologi dan kemewahan yang ditawarkan.
PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai agen pemegang merek Mazda di sini, telah mengonfirmasi bahwa peluncuran CX-80 ini menandai era baru elektrifikasi mereka.
Mobil ini juga sudah menjadi bintang utama di pameran-pameran otomotif besar, seperti yang dilaporkan oleh Katadata OTO tentang kehadirannya di IIMS 2025.
Kehadiran di pameran besar ini membuktikan keseriusan Mazda untuk mempromosikan teknologi PHEV mereka kepada khalayak luas.
Jadi, meskipun harganya Rp1,1 Miliar, Mazda CX-80 PHEV ini tidak "bunuh diri," melainkan sedang menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di liga mobil premium.
Mereka memberikan paket lengkap: SUV besar 6-seater yang mewah, performa ngebut ala mobil sport, dan efisiensi bahan bakar ala mobil listrik.
Konsumen yang membeli mobil ini jelas mencari kombinasi sempurna antara kemewahan, power, dan tanggung jawab lingkungan melalui teknologi Plug-in Hybrid.
Inilah alasan mengapa SUV Jepang dengan harga selangit ini justru MENGGILA dan sukses menarik perhatian pasar otomotif Indonesia.
VYR
Editor : Toar Rotulung