Jagosatu.com - Hei, kawan-kawan, ada berita super heboh datang dari orang terkaya di India, Gautam Adani, yang mau melakukan sesuatu yang benar-benar mengubah permainan teknologi.
Adani Group, perusahaan raksasa miliknya, berencana menggelontorkan uang sebanyak US$ 5 miliar atau sekitar Rp77 triliun untuk proyek yang sangat ambisius.
Uang sebanyak itu akan dipakai untuk membangun pusat data Artificial Intelligence (AI) bareng Google di India.
Artificial Intelligence (AI) itu sederhananya adalah kecerdasan buatan, di mana komputer bisa berpikir dan belajar seperti manusia.
Rencana gila ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Chief Financial Officer (CFO) Adani Group, Bapak Jugeshinder Singh, saat acara di Mumbai.
Baca Juga: Usai Kalahkan Inter Milan Allegri Tekankan Ambisi AC Milan Amankan Posisi Empat Besar Serie A
Menurut Business Today India, investasi Adani ini akan digunakan untuk pusat data berkapasitas tinggi karena Google juga meluncurkan pusat AI-nya yang bernilai $15 miliar.
Pusat data ini bukan sekadar gedung biasa, melainkan tempat penyimpanan super besar untuk semua data dan "otak" dari sistem AI Google.
Bayangkan saja, ini seperti membangun perpustakaan raksasa yang berisi semua pengetahuan dan daya komputasi yang dibutuhkan AI untuk bekerja.
Lokasi utamanya diperkirakan akan berada di Visakhapatnam (Vizag), sebuah kota di negara bagian Andhra Pradesh, India bagian selatan.
Mengapa Vizag dipilih? Karena lokasi ini strategis untuk membangun infrastruktur internet dan jaringan kabel bawah laut yang super cepat.
Dilansir dari TradeAlgo, investasi $5 miliar ini adalah bagian dari kerja sama yang lebih besar antara Adani Enterprises dan Google.
Kerja sama ini diresmikan melalui usaha patungan yang namanya keren: AdaniConneX.
AdaniConneX adalah perusahaan joint venture (usaha patungan) antara Adani Group dan EdgeConneX, yang fokus membangun infrastruktur pusat data.
Proyek ini punya tujuan yang sangat besar, yaitu menjadikan India sebagai pusat data center AI terbesar di dunia, bukan hanya Asia.
India saat ini memang sedang jadi rebutan investasi teknologi karena punya banyak talenta muda yang jago di bidang teknologi.
Menurut Mint (Livemint), Adani berencana menginvestasikan dana ini secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan untuk memastikan proyek berjalan lancar.
Pusat data ini akan menggunakan teknologi canggih yang bisa mendukung kebutuhan komputasi super besar dari machine learning dan AI.
Machine learning adalah bagian dari AI di mana komputer bisa belajar dari data tanpa diprogram secara eksplisit satu per satu.
Dampak dari proyek ini untuk India akan sangat luar biasa, terutama dalam menciptakan lapangan kerja di sektor teknologi.
Selain itu, ketersediaan pusat data canggih di dalam negeri akan membuat layanan internet dan aplikasi AI menjadi jauh lebih cepat di India.
Dilansir dari Tech in Asia, investasi besar ini menunjukkan betapa seriusnya Adani Group beralih fokus ke sektor digital selain bisnis mereka di infrastruktur tradisional.
Investasi ini juga menjadi sinyal kepada dunia bahwa India siap bersaing di garis depan revolusi Artificial General Intelligence (AGI).
Artificial General Intelligence (AGI) adalah tingkatan AI yang sangat tinggi, di mana kecerdasan buatan bisa melakukan tugas intelektual apa pun seperti manusia.
Menurut Business Standard, struktur rincian investasi akhir masih dalam tahap pembicaraan dan penyelesaian antara kedua belah pihak.
Langkah ini juga membuat kompetisi pusat data di India makin panas, di mana Reliance dan Tata juga ikut berlomba-lomba berinvestasi besar.
Jadi, $5 miliar dari Adani bukan hanya uang, tetapi adalah tiket emas India menuju status negara adidaya teknologi AI di masa depan.
VYR
Editor : Toar Rotulung