JagoSatu.com - Akhirnya, Intel pecah telor! Mereka resmi menguasai 1% pangsa pasar GPU gaming. Angkanya memang terdengar kecil, tapi buat pemain baru yang mulai dari nol, ini jelas sebuah kemenangan penting bagi Tim Biru.
Data ini datang dari laporan terbaru Jon Peddie Research (JPR) untuk kuartal ketiga 2025. Karena JPR yang melacak datanya, kita jadikan ini patokan, meskipun mungkin ada beberapa angka yang bikin kita sedikit bertanya-tanya.
Dilansir oleh PCGamer, GPU Arc Intel naik dari 0% menjadi 1%. Artinya, kartu grafis Intel akhirnya mulai dianggap sebagai pemain serius dalam penjualan GPU diskrit. Ini pembuktian kalau divisi Arc memang layak dipertahankan.
Kunci suksesnya ada di lini Battlemage, terutama Intel Arc B580 yang populer. Akhirnya, Intel punya produk solid yang benar-benar dibeli orang. Ini lompatan jauh dibanding zaman Alchemist yang sempat terseok-seok.
Kabar baik juga datang buat Tim Merah. Analisis ini menunjukkan pangsa pasar AMD naik tipis dari 6% ke 7%. Kemenangan kecil buat para penantang ini justru bikin persaingan pasar jadi lebih sehat dan menarik.
Dikutip dari PCGamer, Nvidia turun dari 94% ke 92%. Apakah mereka panik kehilangan 2%? Tentu tidak. Mereka masih mendominasi pasar secara mutlak. Posisi Tim Hijau masih terlalu kuat untuk digoyahkan sekarang.
Tapi tunggu dulu, data ini agak tricky. Laporan keuangan AMD justru menunjukkan pendapatan gaming mereka meroket 181% dibanding tahun lalu. Lonjakan pendapatan segede itu rasanya aneh kalau pangsa pasarnya cuma naik satu persen saja.
Masalahnya, kategori "gaming" AMD itu gabungan antara VGA PC dan chip konsol pesanan. Penjualan chip konsol inilah yang kemungkinan besar menggelembungkan angka pendapatan, jadi bukan murni dari penjualan kartu grafis di pasar rakitan.
CEO AMD, Lisa Su, menyiratkan kenaikan itu berkat Sony dan Microsoft yang menimbun stok buat liburan, seperti dilaporkan PCGamer. Pendapatan dari konsol ini ibarat "uang kaget" yang terpisah dari persaingan sengit dengan gamer PC.
Padahal, seri Radeon RX 9000 dan RDNA 4 terlihat laris manis. Kartu RX 9070 XT bahkan memuncaki tangga lagu penjualan Amazon. Agak sulit dipercaya kalau produk sepopuler itu cuma nyumbang kenaikan satu persen doang.
Balik lagi ke Intel, mereka butuh momentum ini terus berlanjut biar divisi Arc tetap ngebul. Pasar GPU dengan tiga pesaing kuat bakal jadi mimpi indah konsumen, karena harga pasti jadi lebih bersaing.
Ada gosip panas lainnya yang dikutip oleh PCGamer: Intel mungkin dapat kontrak besar dari Apple! Kalau kejadian, ini bakal jadi aliran dana segar yang masif buat modal mereka bertarung di jangka panjang.
Rumor soal Intel Arc B770 yang lebih kencang juga makin santer terdengar. Ini sinyal kalau Intel pede banget sama arsitektur Battlemage. Kita tentu berharap bakal ada penantang kelas atas yang sepadan dari mereka.
Intel wajib terus tancap gas. Sekarang mereka sudah punya pijakan, pantang buat mundur dari proyek Arc. Persaingan yang ketat ujung-ujungnya bakal menguntungkan kita semua sebagai pembeli.
Satu persen ini baru permulaan, target selanjutnya mungkin lima persen. Nah, apakah kalian tertarik melihat perbandingan detail antara Intel Arc B580 lawan kartu AMD atau Nvidia? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung