JAGOSATU.COM - Smartphone Android dikenal memiliki keamanan yang berbeda dengan iPhone milik Apple.
Hal ini dikarenakan iPhone dilengkapi dengan berbagai fungsi dan fitur perlindungan yang sangat kuat.
Bahkan saat hilang, ponsel dapat dilacak dan dikunci dari jarak jauh, mencegah akses yang tidak sah.
Meskipun begitu, sejumlah smartphone Android kini terus mengembangkan fitur keamanannya dan mengikuti jejak Apple dalam melindungi perangkat, termasuk dalam hal pelacakan saat ponsel hilang.
Ternyata, fitur ini juga ada pada merek Xiaomi.
Panduan untuk melacak smartphone Xiaomi yang hilang sangatlah mudah.
Namun sebelumnya, pastikan Anda memiliki Akun Xiaomi dan sudah terhubung dengan Mi Cloud di perangkat tersebut.
Setelah itu, kunjungi situs web Mi Cloud di i.mi.com menggunakan perangkat seperti laptop atau PC.
Di sudut kanan atas, temukan opsi untuk mengganti bahasa, misalnya, ke bahasa Indonesia.
Pilih "Masuk dengan Akun Mi," lalu masuk (dapat menggunakan email, nomor telepon, atau ID Mi yang terdaftar pada akun Mi di perangkat yang hilang).
Akun Mi Cloud ini berperan dalam membantu melacak, mengunci, menyembunyikan, maupun menghapus data pada perangkat.
Setelah masuk, klik "Cari perangkat" untuk mulai mencari lokasi terkini dari perangkat yang hilang.
Jika ini pertama kalinya Anda menggunakan fitur ini, Anda akan diminta memilih jenis perangkat yang digunakan.
Warna biru pada titik lokasi menunjukkan bahwa perangkat dalam keadaan aktif.
Namun, jika warnanya abu-abu dan menampilkan waktu terakhir online, berarti perangkat sedang tidak aktif, dan lokasinya mencerminkan lokasi terakhir saat perangkat aktif.
Setelah menemukan lokasinya, zoom peta yang muncul memastikan tingkat keakuratan posisi perangkat.
Jika sudah berada di lokasi perangkat yang hilang, Anda dapat membuatnya berbunyi dengan menekan opsi "Bunyi" yang terletak di bagian kiri bawah menu perangkat yang ditemukan.
Suara akan aktif meskipun perangkat dalam keadaan senyap.
Penting untuk diingat bahwa pelacakan hanya dapat dilakukan jika fitur "Cari perangkat" ("Find device") di perangkat sudah diaktifkan, dan lokasi akan terbaca jika perangkat terhubung ke internet.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengaktifkan fitur ini dan mencoba melacak perangkat sebelum kehilangan terjadi.
Jika perangkat hilang, segera laporkan ke polisi dan sampaikan juga kehilangan akun utama.
Selanjutnya, ubah kata sandi dengan segera untuk melindungi keamanan akun.
Selain dari pelacakan lokasi, perangkat juga dapat diblokir atau data dihapus dari jarak jauh.
Selain opsi "Bunyi", terdapat juga opsi "Mode hilang" dan "Hapus data" pada menu perangkat yang ditemukan, untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak lain.
Untuk mengunci ponsel Xiaomi, gunakan opsi "Mode hilang". Pilih "Mode hilang" lalu tekan "Ganti ke Mode Hilang." Masukkan pesan kehilangan pada menu "Masukkan pesan layar kunci," sertakan nomor telepon yang dapat dihubungi, dan pilih "Kunci," lalu "Selesai."
"Mode hilang" akan mengunci perangkat, sehingga orang lain tidak dapat mengaksesnya hingga berhasil login menggunakan akun Mi Cloud yang terdaftar.
Lebih lanjut, jika ingin menghapus data, pilih "Hapus data." Fitur ini akan menghapus semua file dan data pada perangkat Xiaomi yang hilang, untuk mengamankan data dari tindakan yang tidak diinginkan.
Namun, perlu dicatat bahwa untuk menjalankan tugasnya, fitur ini memerlukan beberapa izin.
Pertama, izin untuk mengakses informasi perangkat, termasuk nomor telepon, untuk melacak perangkat saat tidak terhubung ke internet.
Jika perangkat tidak terhubung ke internet, lokasi yang dilaporkan tidak akan real-time, melainkan lokasi terakhir saat perangkat terhubung ke internet.
Kemudian, izin akses lokasi diperlukan untuk melacak lokasi perangkat secara real-time (memerlukan koneksi internet).
Terakhir, izin untuk mengirim pesan diperlukan. Jika perangkat mati atau tidak terhubung ke internet, SMS akan dikirimkan secara rutin untuk memperbarui informasi lokasi.
Operator ponsel dapat mengenakan biaya untuk layanan pesan ini. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey