Jagosatu.com - Capcom resmi mengumumkan Resident Evil Survival Unit, game baru bergenre real-time strategy yang dirilis khusus untuk platform mobile.
Game ini dikembangkan bareng studio Korea, Joycity Corporation, yang sebelumnya sukses menggarap Pirates of the Caribbean: Tides of War.
Tak sendirian, Capcom juga menggandeng Aniplex, anak perusahaan Sony yang bakal jadi publisher utama Survival Unit secara global.
Survival Unit jadi eksperimen unik yang mengawinkan elemen horor Resident Evil dengan strategi berbasis waktu nyata.
Walau belum dirilis, game ini diklaim mempertahankan nuansa mencekam khas RE sambil menyuntikkan gameplay taktis di perangkat genggam.
Teaser pertama menunjukkan sebuah mobil berhenti di hutan gelap, tepat di dekat billboard Umbrella Corporation.
Billboard tersebut menampilkan dua wajah tersenyum dengan tagline familiar, “Our business is life itself…”, yang makin mempertegas atmosfer seramnya.
Latar tersebut diduga kuat berada di sekitar Pegunungan Arklay, wilayah legendaris dekat Raccoon City tempat awal wabah zombie bermula.
Dengan begitu, besar kemungkinan timeline game ini terjadi sebelum event utama Resident Evil 4.
Kita mungkin bakal menyaksikan konflik klasik STARS vs Umbrella dalam format baru, lebih strategis dan penuh keputusan kritis.
Pemain diduga akan mengontrol unit STARS secara taktis—mirip mimpin pasukan bertahan hidup melawan wabah dalam misi real-time.
Developer menyebut game ini akan menarik bagi fans lama dan pemain baru berkat kombinasi fan service dan gameplay segar.
Capcom memang sedang giat bereksperimen, seiring Resident Evil Requiem yang kabarnya juga akan balik ke Raccoon City dalam versi AAA.
Baca Juga: Game TPS Karya Lokal Wardeka Diganjar Turnamen Skala Nasional – Ini Alasan Sulut Guncang Esports!
Peluncuran global dijadwalkan untuk Jepang, Korea Selatan, Amerika Utara, Eropa, hingga Asia Tenggara.
Trailer perdana dijadwalkan tayang 10 Juli 2025 via YouTube pukul 3PM PDT / 6PM EDT / 11PM BST.
Belum diketahui apakah game ini akan mampir ke PC seperti Fallout Shelter, tapi antusiasme fans mobile sudah mulai terasa.
Desain gameplay akan mengandalkan interaksi cepat, kemungkinan besar dipoles khusus untuk touch-screen user experience.
Satu artwork saja cukup bikin hype—gambaran suasana gelap, misterius, dan penuh potensi nostalgia horor klasik RE.
Dengan gameplay strategi berbasis unit dan latar cerita lawas, game ini bisa jadi spin-off paling beda dalam sejarah franchise.
Siap-siap, Resident Evil bukan lagi sekadar survival horror, tapi juga survival strategi di ujung jarimu.(chK)
Editor : ALengkong