Jagosatu.com - Qualcomm baru saja mengumumkan acara pertamanya yang bernama Snapdragon Auto Day di India.
Acara ini akan berlangsung pada tanggal 30 Juli 2025 di New Delhi dan menggandeng Amazon Web Services (AWS) sebagai mitra.
Snapdragon Auto Day fokus pada teknologi otomotif masa depan seperti vehicle-to-everything (V2X) dan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
V2X adalah teknologi yang memungkinkan kendaraan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya, seperti kendaraan lain, pejalan kaki, dan infrastruktur jalan.
Sementara ADAS adalah sistem bantuan pengemudi yang memanfaatkan sensor dan AI untuk membantu mencegah kecelakaan.
Qualcomm juga akan menampilkan platform seperti Snapdragon Cockpit, Snapdragon Ride, Auto Connectivity, dan Car-to-Cloud.
Snapdragon Cockpit adalah sistem hiburan dalam mobil yang didukung AI dan mampu memberikan pengalaman personalisasi tinggi untuk pengemudi dan penumpang.
Teknologi Car-to-Cloud memungkinkan mobil mendapatkan pembaruan perangkat lunak langsung melalui internet, mirip seperti smartphone.
Baca Juga: Gila! Capcom Umumkan Game Resident Evil RTS di HP, Fans Langsung Heboh!
Qualcomm menyebut acara ini sebagai langkah besar dalam mendukung terciptanya software-defined vehicles, yaitu mobil yang dikendalikan lebih banyak oleh software dibandingkan perangkat keras.
Snapdragon Auto Day dirancang khusus bagi produsen otomotif, pemasok komponen Tier-1, dan mitra teknologi untuk saling bertukar ide dan melakukan demo langsung.
Menurut Qualcomm, acara ini akan menjadi titik temu bagi para pelaku industri otomotif yang ingin mendorong transformasi digital pada kendaraan.
Tujuan utama Snapdragon Auto Day adalah mempercepat adopsi teknologi kendaraan pintar dan terkoneksi secara global, dimulai dari India.
India dipilih karena dianggap sebagai pusat inovasi teknologi yang sedang berkembang pesat di bidang otomotif.
Acara ini juga menjadi bukti bahwa India siap menjadi pemain utama dalam menciptakan kendaraan cerdas yang lebih aman dan efisien.
Selain pameran teknologi, peserta akan diajak berdiskusi langsung dengan para ahli di bidang mobil pintar dan pengembangan sistem berbasis AI.
AWS hadir dalam acara ini sebagai penyedia layanan cloud untuk mendukung seluruh infrastruktur digital kendaraan yang ditampilkan.
Dengan kehadiran AWS, Qualcomm menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam membangun ekosistem mobil masa depan.
Snapdragon Auto Day juga memberikan sinyal bahwa teknologi kendaraan pintar akan makin mudah diakses oleh pasar negara berkembang.
Harapannya, teknologi seperti V2X dan ADAS juga dapat segera hadir di Indonesia untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Banyak pihak yang menantikan apakah Qualcomm juga akan membawa acara serupa ke negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Dengan teknologi Snapdragon, masa depan kendaraan bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal kecerdasan dan konektivitas yang menyeluruh.
(J)
Editor : ALengkong