Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Geger! Alat Rahasia China Bisa Ambil Data HP Tanpa Internet, Turis Diminta Waspada!

ALengkong • 2025-07-17 01:51:02

(sumber foto: freepik.com/DC Studio)
(sumber foto: freepik.com/DC Studio)

Jagosatu.com - China dikabarkan memakai alat canggih bernama Massistant untuk mengambil data dari HP yang disita tanpa koneksi internet.

Alat ini pertama kali diketahui lewat laporan eksklusif dari TechCrunch yang mengungkap praktik forensik digital baru oleh otoritas di China.

Menurut TechCrunch, Massistant digunakan oleh petugas keamanan untuk menyalin data dari ponsel Android secara offline dalam hitungan menit.

Penggunaan alat ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap privasi, terutama bagi turis dan jurnalis yang datang ke wilayah tersebut.

Baca Juga: Mark Zuckerberg Nekat Bakar Ratusan Triliun Demi AI Super Cerdas, Ini Rencana Gila Meta!

Dalam dunia keamanan digital, teknik seperti ini disebut dengan “mobile device forensics” yaitu cara mengakses dan mengambil data dari perangkat tanpa izin pemiliknya.

Biasanya, proses ini dilakukan oleh petugas saat pemeriksaan di perbatasan atau ketika perangkat sedang disita dalam penyelidikan.

Yang mengerikan, Massistant mampu mengambil dokumen, foto, percakapan WhatsApp, dan bahkan data lokasi secara cepat.

Bahkan jika ponsel dalam keadaan terkunci, alat ini tetap bisa membongkar file tersembunyi lewat jalur eksploitasi sistem.

Dilansir dari TechCrunch, alat ini diduga dibuat oleh perusahaan keamanan siber asal Tiongkok yang sering bekerjasama dengan aparat negara.

Penggunaan teknologi ini menimbulkan kecemasan global karena bisa melanggar hak privasi individu tanpa peringatan.

Banyak aktivis hak digital menyebut langkah ini sebagai bentuk pengawasan total yang ekstrem oleh negara.

Pakar keamanan menyarankan siapa pun yang akan ke China agar membawa ponsel kosong atau khusus untuk perjalanan.

Menurut laporan Citizen Lab sebelumnya, teknik pengawasan digital oleh otoritas China sudah sering diterapkan di wilayah seperti Xinjiang.

Dengan alat seperti Massistant, pengawasan jadi lebih cepat, canggih, dan sulit dilacak oleh pemilik ponsel.

Alat ini bahkan bisa menyimpan salinan semua data untuk dianalisis lebih lanjut setelah proses ekstraksi selesai.

Karena prosesnya offline, maka semua ini bisa terjadi tanpa terhubung ke internet, membuat pelacakan aktivitas semakin rumit.

Turis dari negara barat, termasuk dari Amerika dan Eropa, diminta untuk berhati-hati ketika membawa perangkat elektronik.

Di sisi lain, pemerintah China belum memberikan komentar resmi soal penggunaan alat ini oleh aparat mereka.

Isu ini juga menimbulkan pertanyaan besar soal keamanan data global di era di mana perangkat kita menyimpan seluruh kehidupan digital.

Organisasi HAM mendesak adanya transparansi dan aturan internasional soal alat-alat digital semacam ini.

Kalau tidak diatur, teknologi seperti Massistant bisa menyebar dan dipakai oleh rezim lain yang ingin mengawasi warganya.

Bagi masyarakat awam, penting untuk tahu bahwa ponsel bisa menjadi pintu masuk untuk pelanggaran privasi tanpa kita sadari.

(J)

Editor : ALengkong
#teknologi china #privasi data #Keamanan digital