Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

GILA! AI Google Bisa Baca Tulisan Kuno Ribuan Tahun Lalu dalam HITUNGAN DETIK!

ALengkong • 2025-07-25 07:57:32

Jagosatu.com

TULISAN KUNO TERBONGKAR! BUKAN KERJA MANUSIA, TAPI AI!
TULISAN KUNO TERBONGKAR! BUKAN KERJA MANUSIA, TAPI AI!

Google kembali mengejutkan dunia dengan teknologi terbarunya di bidang kecerdasan buatan (AI).

Mereka memperkenalkan sebuah sistem AI bernama Aeneas, yang dirancang khusus untuk membaca dan memahami tulisan kuno.

Tulisan kuno ini biasanya sangat sulit dibaca karena sudah rusak, pudar, atau terhapus oleh waktu.

AI ini dibuat oleh DeepMind, anak perusahaan Google yang memang fokus di teknologi AI.

Menurut laporan dari Kompas Tekno, Aeneas bisa memproses ribuan fragmen naskah kuno dengan akurasi yang sangat tinggi.

Bahkan, dalam waktu beberapa detik, Aeneas mampu mengembalikan teks yang hilang dan menerjemahkannya.

Teknologi ini sangat penting untuk memahami kembali sejarah kuno yang selama ini jadi misteri.

Tulisan-tulisan yang berhasil dibaca termasuk naskah berbahasa Yunani Kuno, Latin, dan lainnya.

AI ini dilatih menggunakan ribuan dokumen bersejarah dan arkeologi digital.

Dilansir dari Nature, Aeneas mampu mengisi bagian teks yang hilang dengan tingkat akurasi mencapai 72 persen.

Teknologi ini jauh mengungguli manusia biasa yang biasanya hanya mampu menebak sekitar 25 persen isi teks yang rusak.

Para peneliti menganggap Aeneas bisa jadi “mesin waktu digital” yang membantu kita menjelajah masa lalu.

Salah satu proyek utamanya adalah mengurai Scroll Herkulaneum, gulungan teks yang terkubur oleh letusan Gunung Vesuvius tahun 79 M.

Scroll tersebut sangat rapuh dan tak bisa dibuka secara manual karena bisa hancur.

Namun Aeneas berhasil membaca isi gulungan hanya dari hasil scan digital.

Ini jelas jadi terobosan besar dalam dunia arkeologi digital dan filologi klasik.

Tak hanya itu, teknologi seperti ini bisa digunakan untuk pendidikan, museum, bahkan konten sejarah digital.

Walau begitu, tetap dibutuhkan kerja sama antara AI dan manusia agar hasil akhirnya benar dan akurat.

Di sisi lain, AI lokal seperti Wardeka juga mulai berkembang, namun masih fokus pada game dan budaya lokal Indonesia.

Aeneas menjadi bukti nyata bahwa AI tak hanya soal robot atau chatbot, tapi juga bisa menyelamatkan warisan sejarah dunia.

 (m)

Editor : ALengkong
#TulisanKuno #AeneasAI #TeknologiAI #ArkeologiDigital #DeepMind #AIGoogle