Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Rahasia Terbongkar! Startup AI Ternyata Mesin Uang Terbesar Google Saat Ini!

ALengkong • 2025-09-20 10:55:18

Google gandeng startup AI demi kuasai pasar cloud global lewat teknologi dan insentif besar.
Google gandeng startup AI demi kuasai pasar cloud global lewat teknologi dan insentif besar.

Jagosatu.com - Google ternyata punya "tambang emas" baru yang bukan berasal dari iklan, tapi dari dunia startup AI.

Google Cloud sekarang jadi pilihan utama banyak startup AI buat jalankan aplikasi canggih mereka.

Menurut TechCrunch, 60% dari semua startup generatif AI di dunia sekarang pakai Google Cloud buat jalanin sistem mereka.

Startup seperti Lovable dan Windsurf bahkan sudah migrasi penuh ke cloud Google karena model AI Gemini 2.5 Pro.

Google ngasih insentif besar ke startup AI berupa kredit cloud sampai 350 ribu dolar dan akses ke GPU super cepat.

Kredit ini mereka kasih lewat program khusus bernama Google for Startups Cloud Program.

Program ini dirancang buat bantu startup yang baru berdiri supaya bisa bersaing di dunia AI yang mahal banget.

Baca Juga: iOS 26 Punya AI Lokal Canggih, Pengembang Tak Lagi Butuh ChatGPT!

Beban biaya infrastruktur yang berat jadi lebih ringan karena semua dihitung pakai sistem kredit.

Selain kredit, Google juga kasih mentoring, pelatihan teknis, dan koneksi ke investor lewat program ini.

Startup AI suka banget dengan pendekatan ini karena mereka jadi bisa fokus bikin produk tanpa pusing soal server.

Google juga kerja sama dengan 9 dari 10 laboratorium AI top dunia buat pakai cloud mereka.

Ini bikin Google Cloud makin dipercaya dan makin banyak perusahaan yang tertarik gabung.

Menurut Reuters, Google sekarang punya kontrak tertunda senilai 106 miliar dolar yang siap dikonversi jadi pendapatan.

Dari angka itu, sekitar 58 miliar dolar diprediksi berasal dari startup AI yang sudah bergabung.

Hal ini bikin Google Cloud jadi lini bisnis paling cepat tumbuh di dalam perusahaan induknya, Alphabet.

Dulu Google terkenal sebagai raja iklan, sekarang perlahan-lahan gelarnya mulai bergeser jadi raja AI cloud.

Di India, Google juga sudah bantu 20 startup AI lokal lewat program akselerator mereka.

Tujuannya sama, yaitu bantu startup dari awal biar bisa tumbuh cepat dan kuat pakai teknologi Google.

Langkah ini nunjukin kalau Google nggak cuma fokus di Amerika, tapi juga pengen kuasai pasar AI global.

Google sekarang nggak cuma saingan sama AWS dan Azure, tapi juga pengen jadi pusat ekosistem AI generatif.

Mereka yakin masa depan AI dimulai dari startup, dan itu sebabnya mereka berinvestasi besar-besaran di sektor ini.

Dengan strategi jangka panjang ini, Google bisa jadi pemimpin global bukan cuma di search engine, tapi juga di teknologi AI.

(KT)

Editor : ALengkong
#Startup AI #Google Cloud #Infrastruktur AI #Gemini AI #Teknologi Masa Depan #Cloud Computing