Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Riset Universitas Klabat: E-Water System Berbasis Android Jadi Solusi Cerdas Pemantauan Air Bersih

Prisilia Rumengan • 2025-10-05 22:32:38

Syarat Air Yang Layak Digunakan Dalam Kehidupan Sehari Hari
Syarat Air Yang Layak Digunakan Dalam Kehidupan Sehari Hari

RADARPAPUA - Inovasi teknologi dari dunia kampus kembali menarik perhatian lewat sistem pintar pemantauan air bersih.

Peneliti dari Universitas Klabat merancang E-Water System, sebuah prototipe pemantauan debit air berbasis AndroidSistem ini dibuat untuk membantu perusahaan penyedia air dan pelanggan dalam memantau penggunaan air secara otomatis.

Riset ini berfokus pada permasalahan di Perumahan Agape Griya, Airmadidi, Minahasa Utara.

Selama ini petugas lapangan harus berjalan kaki dari rumah ke rumah untuk mencatat pemakaian air setiap bulan.

Proses tersebut membutuhkan waktu hampir satu minggu hanya untuk memeriksa seluruh pelanggan.

Selain itu, sering terjadi kesalahan pencatatan yang membuat tagihan tidak sesuai dengan penggunaan air sebenarnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim peneliti menciptakan sistem yang mampu menghitung debit air secara real-time.

E-Water System menggabungkan sensor, mikrokontroler, aplikasi Android, dan website dalam satu kesatuan.

Sistem ini menggunakan Arduino Uno R3 dan Water Flow Sensor sebagai komponen utama untuk menghitung debit air.

Data dari sensor dikirim melalui modul Bluetooth HC-05 ke aplikasi Android E-Water.

Aplikasi Android akan menampilkan jumlah penggunaan air dan total biaya yang harus dibayar pelanggan.

Baca Juga: Unklab Ciptakan Aplikasi PriLearn, Solusi Cerdas Cari Guru Les di Manado!

Pelanggan juga dapat mengirim data pemakaian air ke server perusahaan melalui Firebase sebagai basis data cloud.

Kemudian, Web Application menampilkan data dari Firebase agar petugas perusahaan dapat memantau dari kantor.

Hasil uji coba menunjukkan sistem ini bekerja dengan baik dan semua komponen berfungsi sesuai rancangan.

Sensor berhasil mendeteksi debit air dan mengirimkan data ke Arduino secara akurat.

Arduino memproses data dan mengirimkannya ke aplikasi Android tanpa gangguan berarti.

Bluetooth HC-05 juga terhubung stabil selama proses pengiriman data antar perangkat.

Menurut hasil penelitian, sistem ini memudahkan pelanggan untuk mengetahui penggunaan air dan biaya secara langsung.

Sementara bagi petugas perusahaan, sistem ini menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu mencatat manual.

E-Water System juga membantu mengurangi human error dalam pencatatan tagihan bulanan.

Selain itu, data yang tersimpan di Firebase bisa diakses kapan saja untuk keperluan laporan atau evaluasi.

Universitas Klabat menegaskan bahwa sistem ini masih berupa prototipe, namun sudah siap untuk pengembangan lebih lanjut.

Ke depan, tim peneliti berencana menambahkan fitur pembayaran digital dan fitur komplain pelanggan di aplikasi.

Selain itu, desain alat akan dibuat lebih kecil, tahan air, dan dilengkapi catu daya cadangan agar tetap berfungsi saat listrik padam.

Dengan konsep Internet of Things (IoT), sistem ini bisa dikembangkan untuk mendukung smart city di masa depan.

E-Water System membuktikan bahwa inovasi lokal mampu menjawab tantangan manajemen air modern di Indonesia.

(AR)

Editor : Prisilia Rumengan
#SMART #UNKLAB #Inovasi #IoT di Indonesia #Smart City #teknologi air purifier