Jagosatu.com – Indonesia kembali bikin gebrakan besar di dunia otomotif lewat peluncuran mobil listrik baru bernama i2C EV SUV.
Mobil ini disebut-sebut sebagai calon mobil nasional listrik yang dikembangkan oleh PT Ilectra Motor Group (IMG) dengan konsep desain modern dan teknologi mutakhir.
Menurut laporan dari Paultan.org, mobil listrik ini dikembangkan sepenuhnya menggunakan Intellectual Property (IP) lokal Indonesia, bukan lisensi dari luar negeri.
Desain i2C EV SUV dibuat dengan bantuan rumah desain ternama Italdesign asal Italia, yang juga pernah menangani mobil-mobil supercar Eropa.
Kerja sama ini menunjukkan keseriusan Indonesia untuk bersaing di pasar mobil listrik global.
Menariknya, mobil listrik ini digadang mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Angka tersebut cukup impresif, mengingat rata-rata mobil listrik di kelas yang sama biasanya hanya bisa menempuh 300 km per charge.
Dilansir dari Carz.com.my, i2C EV SUV diproyeksikan akan mulai diproduksi massal pada akhir tahun 2027.
Mobil ini diklaim akan dijual dengan harga di bawah RM130.000, atau sekitar Rp450 juta-an jika dikonversi ke rupiah.
Harga tersebut membuat i2C berpotensi menjadi salah satu mobil listrik paling terjangkau di segmennya.
Selain itu, mobil ini disebut akan menggunakan konfigurasi enam kursi, menjadikannya ideal untuk keluarga Indonesia.
Interiornya dirancang modern dengan layar digital besar di bagian dashboard, seperti tren EV masa kini.
Menurut DailyRevs.com, i2C EV SUV mengusung gaya desain “Urban Explorer”, yang menggabungkan kesan elegan dan sporty.
Tampilan eksteriornya menonjolkan gril depan tertutup, lampu LED tipis, dan garis bodi tegas yang aerodinamis.
Baterainya dikabarkan menggunakan teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) yang lebih aman dan tahan lama dibandingkan baterai lithium-ion biasa.
Sistem pengisian dayanya sudah mendukung fast charging, yang bisa mengisi baterai dari 20% ke 80% hanya dalam waktu 30 menit.
Dengan performa seperti itu, i2C siap bersaing dengan merek EV global seperti Hyundai Kona Electric atau BYD Atto 3.
Menariknya lagi, i2C akan diproduksi di dalam negeri dengan fasilitas pabrikan berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.
Hal ini diharapkan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja baru di sektor industri otomotif listrik.
Menurut AutoBuzz.my, proyek ini juga mendapat dukungan dari pemerintah Indonesia sebagai bagian dari program percepatan kendaraan listrik nasional.
Pemerintah menargetkan setidaknya 2 juta unit kendaraan listrik diproduksi di Indonesia sebelum tahun 2030.
Dengan kemampuan jarak tempuh hingga 400 km dan desain yang menawan, i2C EV SUV berpotensi besar menjadi ikon baru mobil listrik buatan lokal.
Peluncuran prototipe resminya direncanakan berlangsung pada kuartal pertama tahun 2026.
Setelah itu, tahap uji coba massal akan dilakukan di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan daya tahan baterai dan performa mesin di kondisi tropis.
Jika semua berjalan lancar, i2C EV SUV bisa menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu menciptakan mobil listrik yang tak kalah dari produk global.
Mobil ini bukan hanya simbol kemajuan teknologi, tapi juga kebanggaan nasional di era kendaraan listrik.
VYR
Editor : Toar Rotulung