Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kiamat Kripto Hampir Terjadi: Mitra PayPal Tak Sengaja Cetak Uang $300 Triliun!

Toar Rotulung • 2025-10-23 01:00:00

Logo Paypal Di Layar Smartphone Berdampingan dengan Koin Logam
Logo Paypal Di Layar Smartphone Berdampingan dengan Koin Logam

JagoSatu.com - Sebuah kesalahan fatal baru saja terjadi! Mitra blockchain PayPal, Paxos, nggak sengaja mencetak stablecoin PYUSD senilai $300 triliun. Ini mungkin blunder kripto terbesar sepanjang sejarah.

Biar kebayang, angka $300 triliun itu lebih dari dua kali PDB dunia saat ini. Uang dolar asli yang beredar di seluruh dunia pun nggak akan cukup untuk menjaminnya.

Dilansir oleh engadget, Paxos selaku penerbit langsung mengonfirmasi ini sebagai 'kesalahan teknis'. Mereka segera 'membakar' token berlebih itu. Berkat transparansi blockchain, kesalahan ini langsung terdeteksi.

Untungnya, Paxos menjamin 'dana pelanggan aman' dan 'tidak ada pelanggaran keamanan'. Insiden ini sepertinya murni karena salah taruh titik desimal atau kesalahan 'fat finger' dalam skala triliunan dolar.

Data di Etherscan menunjukkan masalah ini berhasil diperbaiki hanya dalam waktu 20 menit. Tindakan super cepat ini sangat krusial di dunia kripto untuk mencegah kepanikan massal.

Dikutip dari CNBC, insiden ini membuktikan bahwa pencetakan PYUSD tidak otomatis terikat dengan cadangan dolar. Patokan 1:1 sangat bergantung pada kepercayaan dan kontrol internal, bukan sihir.

PYUSD, yang rilis tahun 2023, dijamin sepenuhnya oleh cadangan dolar AS dan obligasi pemerintah. Cadangan inilah yang jadi pondasi utamanya, bukan jumlah token yang dicetak.

Dilaporkan oleh engadget, insiden ini terjadi saat adopsi stablecoin sedang meningkat. Blunder semacam ini jelas bukan kabar baik bagi industri yang sedang berusaha mendapatkan kepercayaan publik.

Para pengamat pasar langsung heboh setelah melihat lonjakan masif ini di Etherscan. Inilah kehebatan blockchain: semua transaksi transparan dan bisa dilihat oleh siapa saja secara instan.

Lewat media sosial, Paxos mengklaim telah 'segera mengidentifikasi dan membakar kelebihan PYUSD'. Respons cepat ini menunjukkan sisi positif dari penerbit yang terpusat saat terjadi krisis.

Kejadian ini membuka mata kita tentang betapa besarnya kekuatan terpusat yang dimiliki penerbit stablecoin. Mereka bisa dibilang seperti 'bank sentral' digital yang bisa menciptakan token sesuka hati.

Blunder ini jadi sorotan besar karena PYUSD bukan pemain kecil. Dikutip dari CNBC, stablecoin ini adalah yang terbesar keenam di dunia dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2,6 miliar.

Kemungkinan besar ini terjadi karena salah menempatkan desimal. Paxos ternyata pernah melakukan kesalahan 'fat-finger' sebelumnya, tapi jelas tidak ada yang separah blunder $300 triliun ini.

Insiden ini hampir pasti akan memancing pengawasan yang lebih ketat dari regulator. Pemerintah kemungkinan akan menuntut pelaporan yang lebih standar, dan langkah ini sangat bisa dimengerti.

Meski bencana berhasil dihindari, ini jadi pengingat penting. Kepercayaan pada stablecoin bukan hanya soal jaminan cadangan, tapi juga sistem yang bebas eror. Menurut kalian, insiden ini fatal nggak? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#paypal #Mencetak #300 triliun #stablecoin #Terbesar #sepanjang sejarah #blockchain #Blunder #kesalahan fatal #MITRA #Kripto