Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

TERBONGKAR: Perplexity Bayar US$400 Juta ke Snapchat — Inilah Rahasia Integrasi AI Besar-besaran!

ALengkong • 2025-11-07 21:16:17

Perplexity bayar mahal demi otak AI Snapchat yang siap ubah cara kita mencari informasi.
Perplexity bayar mahal demi otak AI Snapchat yang siap ubah cara kita mencari informasi.

Jagosatu.com – Dunia teknologi kembali geger setelah kabar besar muncul bahwa Perplexity AI resmi menggelontorkan dana sebesar US$400 juta kepada Snap Inc., perusahaan di balik aplikasi Snapchat.

Kesepakatan ini bukan transaksi biasa, karena melibatkan integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam skala besar ke dalam salah satu aplikasi sosial paling populer di dunia.

Menurut laporan dari TechCrunch, kerja sama ini mencakup pembayaran tunai dan saham, menjadikannya salah satu kolaborasi AI terbesar di industri media sosial tahun ini.

Perplexity AI, yang dikenal dengan kemampuan pencarian berbasis percakapan (conversational search), akan menjadi otak di balik fitur pencarian baru dalam aplikasi Snapchat.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mencari informasi hanya dengan mengetik atau mengucapkan pertanyaan langsung di dalam chat Snapchat.

Dilansir dari The Verge, integrasi sistem ini akan mulai diuji pada awal tahun 2026, dengan target peluncuran global pada pertengahan tahun yang sama.

Snapchat, yang dulunya hanya dikenal sebagai aplikasi berbagi foto dan video sementara, kini tampaknya siap berevolusi menjadi platform pencarian berbasis AI.

Baca Juga: Bukan Vespa! Skuter Italia Ini Punya Mesin Galak Tapi Irit, Cocok Buat Anak Nongkrong Sultan!

Dalam laporan yang sama, Snap menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi untuk memperluas pengalaman pengguna tanpa meninggalkan platform.

Snap berharap pengguna tak lagi harus keluar aplikasi untuk mencari informasi di tempat lain seperti Google atau Bing.

Langkah ini juga bisa memperkuat posisi Snapchat di pasar digital yang kini mulai ramai dengan integrasi AI, seperti yang sudah dilakukan oleh TikTok dan Instagram.

Menurut analisis dari WebProNews, keputusan Perplexity untuk bermitra dengan Snap dianggap strategis karena membuka akses ke lebih dari 940 juta pengguna Snapchat.

Dengan integrasi ini, Perplexity tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga menguji kemampuannya bersaing langsung dengan raksasa seperti Google Search dan ChatGPT.

Sementara itu, Snap akan mendapatkan keuntungan besar dari peningkatan engagement pengguna dan potensi model iklan baru berbasis pencarian AI.

Investopedia mencatat, setelah pengumuman kesepakatan ini, saham Snap melonjak signifikan karena investor menilai langkah tersebut sebagai masa depan perusahaan.

Namun, di balik peluang besar, tantangan juga menanti. TechRepublic menyoroti bahwa implementasi AI berskala besar berisiko tinggi dalam hal biaya komputasi dan akurasi jawaban.

Masalah AI hallucination, atau kemampuan AI memberikan jawaban salah dengan percaya diri, menjadi tantangan besar yang harus diatasi.

Selain itu, Snap harus memastikan privasi pengguna tetap terjaga, mengingat sistem AI seperti Perplexity akan mengakses sebagian besar data interaksi pengguna.

Meski begitu, baik Snap maupun Perplexity mengaku optimis, dengan menyebut kolaborasi ini sebagai “awal dari pengalaman pencarian sosial yang benar-benar baru.”

Jika berhasil, Snapchat bisa menjadi aplikasi sosial pertama yang memadukan komunikasi dan pencarian informasi berbasis AI dalam satu platform.

Kesepakatan senilai US$400 juta ini menunjukkan bahwa perang besar di dunia AI kini telah memasuki ranah sosial media — dan semua mata tertuju pada langkah berikutnya dari Snapchat dan Perplexity. (KT)

Editor : ALengkong
#mediasosial #ArtificialIntelligence #PerplexityAI #Snapchat #Teknologi #Startup