Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Rockstar Pecat Karyawan Jelang GTA 6: Jaga Rahasia atau Berangus Serikat?

Toar Rotulung • 2025-11-12 01:00:00
Tampak Logo Rockstar di depan Material Pemasaran GTA 6
Tampak Logo Rockstar di depan Material Pemasaran GTA 6

JagoSatu.com - Rockstar Games lagi kena masalah setelah memecat sekitar 30-40 karyawan mereka. Timingnya yang mepet dengan jadwal rilis GTA 6 ini jelas bikin banyak pihak curiga.

Take-Two, selaku induk perusahaan, bersikeras pemecatan ini murni karena "pelanggaran serius". Mereka menuduh para staf tersebut telah membocorkan rahasia perusahaan. Tuduhan ini sontak mengubah alur cerita.

Dilansir oleh IGN, Take-Two mengklaim para karyawan itu menyebarkan "informasi rahasia di forum publik". Sebuah alasan yang sangat kuat jika menyangkut produk bernilai miliaran dolar seperti GTA.

Anehnya, karyawan yang dipecat ini adalah anggota grup Discord privat milik serikat pekerja. Seketika, kasus ini jadi berbau upaya pemberangusan serikat pekerja, bukan sekadar masalah keamanan.

Serikat pekerja IWGB menyebut pemecatan ini sebagai "pemberangusan serikat pekerja yang terang-terangan". Mereka pun tak tinggal diam dan menganggap ini sebagai aksi balasan atas upaya para karyawan untuk berorganisasi.

Take-Two membantah keras tuduhan tersebut. Dilaporkan oleh IGN, mereka bersikukuh bahwa pemecatan ini "tidak ada hubungannya sama sekali" dengan hak karyawan untuk berserikat.

Namun, IWGB membalas bahwa "forum publik" yang dimaksud adalah kanal Discord privat. Menyebut grup privat sebagai 'forum publik' jelas terasa janggal dan berlebihan.

Bos IWGB, Alex Marshall, menuduh Rockstar sengaja mengalihkan isu dari alasan pemecatan sebenarnya. Menurutnya, manajemen tampaknya takut jika para karyawannya bersatu dan terorganisir.

Semua drama ini memanas tepat menjelang perilisan GTA 6 yang diprediksi menjadi peluncuran game terbesar sepanjang sejarah. Taruhannya sangat tinggi bagi Rockstar untuk menjaga kerahasiaan proyek ini.

Trauma akibat bocoran besar pada tahun 2022 dan 2023 tampaknya membuat Rockstar jadi super ketat soal keamanan. Mereka benar-benar tidak ingin kecolongan lagi untuk ketiga kalinya.

Dikutip oleh IGN, bos IWGB juga menyoroti ironi bahwa eksekutif Rockstar menerima keringanan pajak £443 juta dari uang publik, namun menunjukkan sikap abai terhadap nasib karyawan.

CEO Strauss Zelnick pernah menyebut kebocoran sebelumnya sebagai "insiden yang merugikan". Dikutip oleh IGN, ia menegaskan bahwa keamanan adalah prioritas utama, sehingga kebijakan tanpa toleransi jadi masuk akal.

Sebelumnya, Rockstar juga sudah menuai kontroversi saat mewajibkan WFO dengan alasan keamanan. Langkah ini dikritik serikat pekerja karena dianggap mengingkari janji fleksibilitas kerja.

Tindakan ini menunjukkan pola perusahaan yang cenderung enggan mendengar aspirasi karyawannya, terutama jika sudah menyangkut keamanan proyek besar seperti GTA 6.

Entah ini murni soal keamanan atau ada udang di balik batu, pesannya jelas: Rockstar siap melakukan apa pun demi melindungi GTA 6. Menurut kalian, pihak mana yang benar dalam kasus ini? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#banyak pihak #Karyawan #GTA 6 #curiga #Memecat #Rockstar Games #masalah #jadwal rilis