Jagosatu.com - Dunia game kembali geger setelah Valve, perusahaan di balik platform game populer Steam, resmi mengumumkan konsol baru mereka bernama Steam Machine.
Kabar ini pertamamuncul dalam laporan eksklusif Variety yang mengungkap b kali ahwa Valve sedang menyiapkan perangkat konsol generasi terbaru berbasis sistem operasi SteamOS.
Menurut Variety, Steam Machine dijadwalkan rilis global pada tahun 2026 dan akan menjadi pesaing langsung bagi PlayStation 6 dan Xbox Series berikutnya.
Dilansir dari The Verge, Valve berambisi menghadirkan pengalaman gaming layaknya PC, namun dengan kemudahan seperti konsol rumahan yang bisa langsung digunakan tanpa ribet pengaturan.
Steam Machine ini disebut akan menjalankan sistem operasi SteamOS berbasis Linux, yang memungkinkan gamer memainkan ribuan game PC tanpa perlu Windows.
Salah satu fitur unggulannya adalah kemampuan menjalankan game Windows menggunakan teknologi Proton, yang membuat kompatibilitas game semakin luas.
Valve juga menjanjikan dukungan penuh untuk resolusi 4K dan frame rate hingga 60fps, menghadirkan pengalaman gaming mulus layaknya konsol premium.
Perangkat ini disebut-sebut akan dibekali prosesor AMD generasi terbaru dan kartu grafis RDNA yang telah dioptimalkan khusus untuk gaming berat.
Menurut The Verge, desain Steam Machine akan lebih ramping dibandingkan PC gaming biasa, dengan bentuk menyerupai PlayStation namun memiliki ventilasi khas Valve.
Valve tampaknya belajar dari kegagalan proyek Steam Machine versi lama yang dirilis pada 2015, yang kala itu kurang diminati karena harga tinggi dan dukungan game terbatas.
Kini, perusahaan berjanji memberikan harga lebih kompetitif serta dukungan software dan game yang jauh lebih matang.
Dilansir dari Variety, Valve juga berencana menambahkan fitur “Quick Resume” seperti di Xbox Series X, agar pemain bisa langsung melanjutkan game tanpa loading panjang.
Selain itu, Steam Machine akan mendukung layanan cloud gaming dari Steam, memungkinkan gamer memainkan game berat tanpa memerlukan spesifikasi tinggi.
Para gamer PC yang selama ini mengandalkan Steam Deck juga dikabarkan akan mendapat ekosistem yang terhubung dengan Steam Machine.
Artinya, pemain bisa melanjutkan progres game dari Steam Deck ke Steam Machine hanya dengan login akun yang sama.
Banyak pengamat industri menilai langkah ini adalah upaya Valve untuk memperkuat posisi mereka di pasar konsol rumahan yang selama ini dikuasai oleh Sony dan Microsoft.
Jika rilis sesuai jadwal, Steam Machine bisa menjadi pesaing serius bagi konsol generasi selanjutnya dengan konsep “PC di ruang tamu”.
Valve belum mengumumkan harga resmi, namun rumor menyebut kisaran mulai dari 600 hingga 800 dolar AS tergantung spesifikasi.
Pengumuman lengkap tentang spesifikasi dan desain final Steam Machine diperkirakan akan dilakukan pada ajang Game Developers Conference 2026.
Dengan gebrakan baru ini, Valve seakan ingin menunjukkan bahwa masa depan gaming tidak hanya milik PlayStation dan Xbox, tapi juga milik ekosistem PC yang terus berkembang.
(DB)
Editor : Toar Rotulung