Jagosatu.com - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat (FEB Unklab) kembali menggelar webinar kewirausahaan yang menarik perhatian mahasiswa.
Kegiatan ini mengangkat tema besar tentang inovasi, adaptasi, dan cara mahasiswa menghadapi perubahan dunia bisnis.
Webinar yang diikuti 92 mahasiswa ini berlangsung melalui Zoom dan dipandu langsung oleh pemateri dari Universitas Klabat.
Menurut data penyelenggara, webinar ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami konsep kewirausahaan secara lebih nyata dan mudah dipahami.
Topik utama yang dibahas adalah teori creative destruction dan disruptive innovation, dua teori penting dalam dunia bisnis modern.
Creative destruction adalah teori dari ekonom Joseph Schumpeter yang menjelaskan bahwa inovasi bisa menghancurkan sistem lama dan membentuk sistem baru.
Teori ini membantu mahasiswa memahami bahwa perubahan sering dimulai dari ide-ide kreatif seorang wirausaha.
Sementara itu, disruptive innovation adalah konsep yang diperkenalkan oleh Clayton Christensen tentang bagaimana inovasi kecil bisa mengguncang pasar besar.
Konsep ini menjelaskan bagaimana perusahaan kecil bisa menyalip perusahaan besar hanya dengan ide baru yang lebih relevan.
Dalam webinar tersebut, peserta diberi kesempatan mengikuti pra-tes untuk melihat pemahaman awal mereka tentang materi.
Hasil pra-tes menunjukkan pemahaman mahasiswa masih cukup rendah, terutama pada teori creative destruction dan disruptive innovation.
Setelah pemaparan materi, mahasiswa kembali mengikuti pasca-tes untuk melihat perubahan pemahaman mereka.
Hasilnya terlihat jelas: pemahaman mahasiswa meningkat cukup signifikan setelah mengikuti webinar.
Menurut materi yang dibahas, inovasi bukan hanya soal teknologi, tapi keberanian melihat peluang di tengah perubahan.
Mahasiswa diajak memahami bahwa wirausaha sejati adalah mereka yang bisa mengubah masalah menjadi kesempatan.
Webinar ini juga memberi contoh nyata bagaimana inovasi kecil bisa menghasilkan dampak besar pada dunia bisnis.
Selama sesi tanya jawab, mahasiswa terlihat aktif bertanya soal cara memulai usaha di tengah minimnya modal.
Pemateri menjelaskan bahwa modal terbesar seorang wirausaha bukan uang, tetapi keberanian untuk mencoba.
Webinar berjalan selama 90 menit dan tetap menarik perhatian peserta hingga akhir acara.
Panitia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dengan topik-topik kewirausahaan lainnya.
Melalui webinar ini, mahasiswa diharapkan semakin tertarik untuk menjadi wirausaha muda yang siap menghadapi perubahan.
Penyelenggara juga menegaskan pentingnya inovasi sebagai fondasi dalam membangun usaha di era kompetitif saat ini.
Kegiatan ini juga menjadi dukungan nyata FEB Unklab terhadap program “Wirausaha Merdeka” yang dicanangkan pemerintah.
Dengan meningkatnya pemahaman mahasiswa, besar harapan semakin banyak mahasiswa tergerak untuk mulai merintis usaha mereka sendiri.
(ed)
Editor : Priska Watung