Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

ChatGPT Gak Pakai Lagi Em-Dash? Begini Cara Kamu Bisa Memaksa Dia Berhenti

ALengkong • 2025-11-17 20:11:01

ChatGPT kini bisa patuh dan berhenti memakai em dash saat diminta pengguna
ChatGPT kini bisa patuh dan berhenti memakai em dash saat diminta pengguna

Jagosatu.com - OpenAI memastikan bahwa ChatGPT sekarang bisa berhenti memakai em-dash kalau pengguna memintanya lewat pengaturan instruksi khusus.

Perubahan ini diumumkan langsung oleh Sam Altman yang menyebutnya sebagai “small but happy win” menurut laporan dari TechCrunch.

Fitur ini hadir karena banyak pengguna merasa tulisan ChatGPT terlalu sering memakai em-dash sehingga kelihatan seperti tulisan khas AI menurut laporan Business Insider.

OpenAI kemudian menyesuaikan sistem agar pengguna bisa mengontrol tanda baca yang dipakai ChatGPT dengan lebih detail.

Em-dash sendiri adalah tanda strip panjang yang biasa dipakai untuk mengganti koma atau memberi jeda dalam kalimat yang menurut TechCrunch memang sering muncul sebagai gaya bawaan ChatGPT.

Update ini memungkinkan pengguna menambahkan instruksi seperti “jangan pakai em-dash” agar gaya tulisannya lebih natural.

Beberapa pengguna melaporkan adanya perbaikan yang langsung terasa begitu instruksi khusus itu digunakan.

Masih ada kasus di mana ChatGPT tiba-tiba kembali memakai em-dash terutama saat konteks percakapan berubah drastis.

Baca Juga: Era Baru Hacking Dimulai: AI Claude Ternyata Sudah Jadi Senjata Peretas!

OpenAI menegaskan bahwa meski belum sempurna, model sekarang jauh lebih patuh terhadap instruksi gaya penulisan dibanding sebelumnya.

Perubahan kecil ini dianggap penting karena em-dash sering dijadikan “penanda tulisan AI” oleh banyak komunitas online.

Dengan pembaruan ini, penulis atau pelajar bisa membuat teks yang lebih mirip tulisan manusia tanpa perlu menyunting ulang secara manual.

OpenAI juga merilis sejumlah pembaruan lain seperti peningkatan kemampuan GPT-5.1 meskipun tidak berkaitan langsung dengan masalah tanda baca.

Pengguna yang ingin membuat gaya tulisan lebih sederhana atau formal dapat menyesuaikan formatnya lewat fitur Custom Instructions.

Menurut laporan India Today, sebagian kecil pengguna awal masih mengalami ChatGPT “lupa” instruksi tetapi frekuensinya makin berkurang.

Tujuan utama pembaruan ini adalah memberi pengguna kontrol penuh atas gaya menulis AI tanpa perlu melakukan pengaturan teknis dalam model.

OpenAI menekankan bahwa masukan dari pengguna berperan besar dalam keputusan memperbaiki gaya tulisan dan tanda baca.

Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin serius membuat ChatGPT lebih fleksibel untuk kebutuhan harian.

Pengguna pelajar, pekerja, dan jurnalis bisa merasakan manfaatnya terutama saat menulis teks yang tidak boleh terlihat seperti dibuat oleh AI.

Pengaturan ini juga membantu menjaga konsistensi tulisan pada sebuah proyek atau dokumen panjang.

Fitur ini sangat berguna ketika menulis laporan, artikel, atau tugas sekolah yang membutuhkan gaya bahasa alami.

Pengguna kini cukup memberikan instruksi singkat dan ChatGPT akan mengikuti secara otomatis.

Perubahan ini memang terlihat kecil tetapi dampaknya besar bagi siapa pun yang mengandalkan ChatGPT untuk menulis. (KT)

Editor : ALengkong
#ChatGPT #openai #Digital Update #Teknologi #Em Dash #AI Writing