Jagosatu.com - Sebuah perusahaan rintisan asal California, Reflect Orbital, sedang menyusun rencana revolusioner yang mungkin mengubah cara kita menggunakan energi matahari.
Startup yang didirikan oleh Ben Nowack ini berambisi untuk menerangi malam dengan sinar matahari melalui penggunaan satelit yang dilengkapi cermin besar.
Ide brilian ini bertujuan memanfaatkan 57 satelit kecil yang mengorbit Bumi untuk memantulkan sinar matahari kembali ke lokasi tertentu, seperti ladang solar, setelah matahari terbenam.
Teknologi cermin ultra-reflektif dari bahan Mylar memungkinkan satelit ini mengarahkan cahaya matahari ke permukaan bumi, memperpanjang waktu efektif pembangkitan energi surya hingga 30 menit saat permintaan energi sedang memuncak.
Jika berhasil, teknologi ini bisa menjadi solusi untuk masalah besar energi surya, yaitu ketersediaan yang terbatas hanya di siang hari.
Namun, perjalanan Reflect Orbital tidak sepenuhnya mulus.
Tantangan besar seperti cuaca, perubahan musim, dan kemungkinan dampak lingkungan masih harus dipecahkan sebelum teknologi ini bisa diimplementasikan secara global.
Meski begitu, perusahaan ini menargetkan peluncuran satelit pertama mereka pada 2025.
Menariknya, konsep inovatif ini sudah menarik perhatian lebih dari 30.000 orang yang telah mendaftar untuk berlangganan layanan yang mereka sebut “sunlight-as-a-service”.
Dengan visi yang futuristik, Reflect Orbital berharap dapat menyinari masa depan energi yang lebih cerah dan berkelanjutan, bahkan setelah matahari terbenam.