Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

RSUI Membuka Program Sekolah Tangguh Cegah Stunting di Wilayah Baduy.

Aryanti Sasamu • 2023-07-04 16:34:03
Kegiatan RSUI dalam program "Sekolah Tangguh Cegah Stunting" di wilayah Baduy, Banten.
Kegiatan RSUI dalam program "Sekolah Tangguh Cegah Stunting" di wilayah Baduy, Banten.

JAGOSATU.COM - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) telah meluncurkan program "Sekolah Tangguh Cegah Stunting" dengan tujuan meningkatkan kapasitas perawat dan bidan dalam mendeteksi dini kasus stunting di wilayah Baduy.

Program ini, yang diadakan pada bulan Juni 2023, dimulai dengan menyelenggarakan pelatihan bagi perawat dan bidan dari Puskesmas Cisemeut yang bertanggung jawab atas wilayah Baduy.

Delapan perawat dan bidan dari wilayah tersebut mengikuti workshop yang mencakup penggunaan USG dasar, tindakan flebotomi (pengambilan sampel darah), dan pemahaman tentang nutrisi selama kehamilan di RSUI.

"Dalam upaya mencegah stunting di Indonesia, terutama di wilayah Baduy yang memiliki tingkat kasus stunting yang tinggi, deteksi dini melalui pemeriksaan USG dan pengambilan sampel darah sangat penting.

Baca Juga: Peringatan WALHI, Daur Ulang Tidak Cukup untuk Mengatasi Masalah Sampah Plastik.

Dengan penemuan dan penanganan stunting yang dilakukan lebih awal, diharapkan dampaknya bisa dikurangi," kata Dr. dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K), Direktur Utama RSUI, dalam keterangan pers pada hari Selasa.

Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan kronis pada balita (anak di bawah lima tahun) yang disebabkan oleh kekurangan asupan nutrisi atau malnutrisi yang berlangsung dalam jangka waktu lama.

Kekurangan gizi ini disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi yang sesuai dengan usia anak.

Meskipun stunting umumnya terdeteksi setelah kelahiran, anak yang masih berada dalam kandungan juga dapat mengalami kondisi ini.

Program "Sekolah Tangguh Cegah Stunting" diadakan untuk meningkatkan kapasitas para perawat dan bidan, yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Baduy.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat dilakukan pencegahan stunting lebih dini, terutama selama masa kehamilan.

Baca Juga: Teknik Sandwich dengan Retinol untuk Mengatasi Kulit Sangat Kering.

Selain memberikan pelatihan kepada perawat dan bidan, tim tenaga kesehatan RSUI juga melakukan pengabdian masyarakat dengan mengunjungi Desa Cisadane di wilayah Baduy.

Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melakukan pemantauan dan supervisi terhadap perawat dan bidan yang telah menjalani pelatihan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan penanggulangan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, dengan target penurunan angka stunting dari 24,4 persen pada tahun 2021 menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Strategi penurunan angka stunting juga telah ditetapkan dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 2021.(antara)

 
Editor : Aryanti Sasamu
#Stunting #rsui #Sekolah Tangguh Cegah Stunting