Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Kamis, 26 Maret 2026, Yesaya 41:1-3 KasihNya Memberi Kemengan

Alfianne Lumantow • Selasa, 24 Maret 2026 - 22:25 WIB

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yesaya 41:1-3

TEMA : KASIH-NYA MEMBERI KEMENANGAN

Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, (ay. 2)

Bacaan ini secara tidak langsung memperkenalkan kita kepada raja Koresh, yang dipakai Tuhan untuk memulangkan bangsa Israel dari pembuangan di Babel (2 Taw 36:22-23).

Koresh adalah raja Persia (daerah sebelah timur Yerusalem) yang dibuat Tuhan menang melawan lawan-lawannya termasuk raja Babel, Belsyazar (Dan 5).

Setelah Babel dikuasai Koresh, ia mengizinkan orang Israel untuk pulang kembali ke Yerusalem.

Walaupun demikian, Tuhan menghendaki umat untuk mengakui bahwa yang memulangkan mereka ke Yerusalem adalah Tuhan, bukan Koresh.

Jauh sebelum Israel dipulangkan, Tuhan telah mempersiapkan Koresh untuk menjadi pembebas bagi orang Israel dengan memenangkan Koresh dalam setiap pertempuran.

Membuat para lawannya takluk dan membunuh banyak orang sekalipun Koresh belum pernah melewati daerah lawan (ay. 2-3).

Firman Tuhan ini memperlihatkan bahwa kemenangan demi kemenangan yang diraih Koresh semata-mata bertujuan untuk menyelamatkan umat Tuhan, bukan untuk dirinya sendiri.

Apa yang Tuhan lakukan dalam hidup Koresh tentu tidak disadari dan diketahui oleh orang Israel.

Tuhan baru memberitahu hal itu kepada orang Israel setelah mereka melihat Koresh sebagai sang pembebas.

Sebaliknya, Koresh mungkin juga tidak sadar bahwa ia berada dalam pengendalian TUHAN, Allah Israel, yang tidak pernah disembah dan diimaninya.

Mungkin kita bertanya-tanya: mengapa kemenangan atau keberhasilan itu tidak langsung diberikan Tuhan kepada umat-Nya?

Dari pengalaman Koresh, kita mengerti bagaimana Allah menghadirkan diri kepada orang yang tidak mengenal-Nya sama sekali.

Koresh, mewakili orang yang bukan umat Allah di sekitar kita saat ini, mungkin tidak akan pernah menjadi umat-Nya.

Tetapi mereka juga dirahmati Allah dengan kemenangan dan kejayaan jika mereka memakai kuasa yang ada pada mereka untuk berbuat baik. Amin.

 

Doa: Tuhan, kalaupun mereka tidak tertarik untuk menjadi umat-Mu, berkatilah kebaikan mereka yang telah mensejahterakan kami. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT