Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 1 April 2026, Yohanes 3:19 Jangan Main Di Kegelapan Nanti Susah Cari Jalan Pulang

Alfianne Lumantow • Senin, 30 Maret 2026 - 19:42 WIB

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yohanes 3: 19

TEMA : JANGAN MAIN DI KEGELAPAN NANTI SUSAH CARI JALAN PULANG

Kegelapan mungkin membuat nyaman, tapi hidup dalam terang itu membebaskan.

"Inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan- perbuatan mereka jahat"(Ay.19)

 

Dewasa ini, orang muda lebih suka bermain aman di tengah kegelapan. Apa maksudnya?

Kita lebih suka menyembunyikan kebiasaan yang kita tahu tidak baik tapi tetap tidak mau kita tinggalkan, kita menutup bagian itu dan menganggapnya bukan sebagai masalah.

Inilah yang dimaksud oleh Yohanes ketika ia katakan "orang-orang lebih mengasihi kegelapan.

Mengasihi dari bahasa Yunani egapesan bentuk dari agapao yang artinya mengasihi secara mendalam dengan kesadaran.

Artinya, pada ayat ini hendak dikatakan bahwa manusia dengan sadar memilih kegelapan tersebut dan bukan hanya sekadar tergoda.

Apa bentuk kegelapan yang dipilih manusia? Yohanes mengatakan kegelapan itu merupakan simbol dosa, kebohongan, menyembunyikan yang baik dan memilih yang buruk.

 

Manusia juga cenderung hidup dalam kejahatan yang tanpa sadar merusak kebiasaannya yang baik.

Tapi sekarang Yohanes katakan, Yesus telah datang sebagai terang dalam hidup kita seperti yang dikatakan dalam Injil Yohanes.

Yesus menjadi Cahaya bukan untuk mempermalukan kita, bukan untuk mengekspos kejelekan kita.

Yesus datang membawa terang, seperti matahari di saat hujan turun deras setiap minggunya.

Terang Tuhan menjadi gambaran situasi ketika kita mengurung diri dalam kamar karena terlalu takut bertemu dunia luar dan saat melihat terang, kita tahu ada harapan untuk hidup yang lebih baik.

Pertanyaannya, mana yang mau kita pilih? Terang memang terkadang begitu menyilaukan, mungkin sesekali membuat tidak nyaman, tetapi dari Terang itulah kita menemukan kebenaran yang sejati dan membebaskan.

Di Minggu Prapaskah 1 ini, Yohanes dalam Injilnya mengajak kita untuk berani dengan sadar memilih terang itu.

Kita diajak untuk tidak menyembunyikan diri dalam kegelapan, kita didorong untuk punya keberanian hidup dalam Terang! Amin.

 

Doa: Tuhan bantu aku untuk memilih hidup dalam Terang, bantu aku untuk keluar dari kegelapan yang membelenggu Amin

 

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian