Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 18 April 2026, Yudas 1:24-25  Allah Yang Berkuasa Menjaga

Alfianne Lumantow • Kamis, 16 April 2026 - 13:50 WIB
logo gpib
LOGO GPI
Pembacaan Alkitab : Yudas 1:24-25

TEMA : ALLAH YANG BERKUASA MENJAGA

 "Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung..." (ay.24)

Bacaan Alkitab kita malam ini adalah bagian penutup dari Surat Yudas. Bagian ini ditulis dengan penuh pengharapan bahwa Allah yang "berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu tanpa noda dan dengan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya" adalah Allah yang menyertai dan meneguhkan langkah hidup kita di tengah banyaknya godaan dunia.

Jika kita sejenak merenungkan apa saja yang terkadang membuat langkah kita tersandung, yang membuat hidup menjadi bernoda, mungkin kita akan menjawab bahwa ada banyak hal.

Kebencian dan amarah kita dapat menjadi sandungan saat kita mau bersaksi tentang kasih-Nya. Pikiran kotor dan perbuatan yang merugikan orang lain dapat menjadi noda dalam hidup yang tadinya murni.

 

Yudas mengingatkan bahwa Allah bukan hanya menyelamatkan, tetapi juga menjaga. la sanggup menolong kita agar tidak mudah tersandung di tengah dunia; bahkan jika akhirnya kita terjatuh, Allah tetap beserta.

Ketika kita jatuh dalam kekhawatiran, rasa gagal, atau kebingungan arah hidup, Allah tetap bekerja, menguatkan, dan mengangkat kita dari kelemahan.

Lebih dari itu, tujuan pemeliharaan Allah bukan sekadar membuat kita mampu bertahan hidup", melainkan agar kita terus hidup di dalam Yesus Kristus.

 

Renungan ini mengajak kita kembali bersandar kepada-Nya. Di tengah tantangan zaman, iman kita diteguhkan bukan oleh situasi yang mudah.

Ada banyak situasi sulit dan dilematis, tetapi kebesaran, kekuatan, dan kuasa Allah itulah pegangan kita dari sekarang sampai selama-lamanya.

Melalui peristiwa Paskah, kita hidup dalam pengharapan; pengharapan itu tidak pernah berakhir di kubur. Kita menyembah Allah yang hidup, yang menggenggam erat tangan kita dalam perjalanan kesaksian atas kebesaran nama-Nya sepanjang hari-hari hidup kita. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, dalam dunia yang menawarkan kemudahan dan godaan, tuntunlah langkah kami agar tidak mudah tersandung. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT