Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 22 April 2026, Kejadian 38:16-26  Pengakuan Dosa Membawa Kita Pada Keadilan Tuhan

Alfianne Lumantow • Senin, 20 April 2026 - 15:02 WIB
logo gpib
LOGO GPIN

Pembacaan Alkitab : Kejadian 38: 16-26

TEMA : PENGAKUAN DOSA MEMBAWA KITA PADA KEADILAN TUHAN

Saat seseorang mengakui dosanya, maka saat Itulah keadilan Tuhan sedang bekerja

Yehuda memeriksa barang-barang itu, lalu berkata: "Bukan aku, tetapi perempuan itulah yang benar, karena memang aku tidak memberikan dia kepada Syela, anakku." Dan ia tidak bersetubuh lagi dengan perempuan itu. (Ay. 26)

 

DPengakuan Dosa. Bagian ini berisi tentang kejujuran akan kelalaian alam Tata Ibadah GPIB, ada bagian yang dikenal dengan dan kelemahan manusia di hadapan Tuhan. Kejujuran adalah sikap yang berkenan bagi Tuhan.

 Ia tahu bahwa manusia selalu tergoda oleh dosa dan kejahatan. Namun, Tuhan itu adil dan setia sehingga la membuka ruang bagi manusia untuk datang pada-Nya dan mengakui kesalahan dan dosanya.

Dalam 1 Yohanes 1 9 menyatakan Jika kita mengaku dosa kita, maka la adalah setia dan adil, sehingga la akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Keadilan Tuhan dinyatakan bagi mereka yang mengakui dosa.

 

Dalam pembacaan Alkitab hari ini, Yehuda berlaku tidak adil terhadap Tamar. Yehuda tidak menepati janji kepada Tamar karena rasa takut akan kehilangan Syela, anak Yehuda (Kej. 38: 11).

Ingkar janji adalah sesuatu yang jahat di hadapan Tuhan. Yehuda mengetahui bahwa ia sudah melakukan kejahatan terhadap Tamar di hadapan Tuhan.

 Jika Yehuda tidak mengakui kesalahannya, maka Yehuda bisa berakhir hidupnya seperti Onan (Kej. 38: 10). Namun, Yehuda mengakui kesalahannya sendiri (Ay. 26). Dengan pengakuan dosa ini, maka Yehuda terhindar dari hukuman Tuhan.

 

Kemampuan untuk mengakui kesalahan dan dosa bukanlah suatu kelemahan. Ini adalah tanda kekuatan dan kedewasaan iman seseorang.

Ketika kita mengakui kesalahan, maka keadilan Tuhan berpihak pada kita. Namun, jika kita tidak mengakui kesalahan dan bersembunyi, maka ketidakadilan Tuhan datang pada kita.

Orang yang tidak mengakui kesalahan akan selalu hidup dalam rasa bersalah. Hidup yang demikian bukanlah hidup dipenuhi dengan kebebasan. Tuhan berkenan kepada orang yang mengakui dosanya. Amin.

 

Doa: Tuhan, ampuni dosa dan kesalahanku. Ajarlah aku mengakui kesalahanku dan meminta maaf kepada orang lain. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian