Pembacaan Alkitab : Wahyu 6:12-17
TEMA : KAMI AGEN PEMULIHAN ALAM CIPTAANNYA
"Bukan eksploitasi, melainkan gaya hidup pedul lingkungan"
"Sebab, sudah tiba hari besar murka mereka dan siapa yang dapat bertahan?" (ay.17)
Bacaan kita hari ini terambil dari Wahyu 6:12-17 yang berisi kesaksian Yohanes tentang saat Anak Domba membuka meterai keenam.
Keadaan yang tidak baik-baik saja terjadi, alam terguncang, gempa bumi dasyat, matahari gelap seolah tak bersinar, bulan menjadi merah bagaikan darah dan gunung-gunung bergeser seolah semua runtuh.
Gambaran ini bukan hanya seperti bencana alam, tapi lebih dari itu, keadaan ini menggambarkan tanpa penghakiman atau kehadiran Tuhan yang kudus.
Bukan alam yang tidak baik-baik saja, semua orang tanpa memandang jabatan, kekayaan dan lainnya, semua merasa ketakutan akan hal itu dan bersembunyi.
Gambaran dalam bacaan hari ini juga mau menunjukkan bahwa kerusakan dan kekacauan ciptaan adalah bukti bahwa dunia ini sedang tidak baik-baik saja, bahkan dunia ini sedang tidak berjalan dalam kehendak Allah.
Alam yang terguncang, mencerminkan akibat dosa dan keserakahan manusia. Gambaran ini bukan hanya menakutkan, lebih dari itu ini adalah peringatan keras.
Sobat muda, gambaran dalam Kitab Wahyu 5 ini menjadi renungan kita sebagai pemuda untuk memperbaiki cara hidup sehari- hari di tengah lingkungan keberadaan kita.
Pemuda dipanggil untuk lebih sadar dan bertanggung jawab dalam memulihkan alam ciptaan ini. Aksi nyata merupakan wujud iman dan kesetiaan serta ketaatan kita terhadap Tuhan.
Alam akan baik-baik saja asal kita sadar dan mulai dengan langkah-langkah kecil memulihkan ciptaan-Nya sehingga kita pun menjadi saksi atas pemulihan ciptaan-Nya itu. Amin
Doa: Tuhan, kami mau menjadi saksi pemulihan ciptaan-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow