Arkeologi Bali Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Jawa Kalimantan Kesehatan Lifestyle & Hiburan Maluku Nasional Nusa Tenggara Timur Olahraga Papua Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kacabdin Jatim Banyuwangi Buka Nomor Pribadi, Dorong Sekolah Sampaikan Aspirasi Langsung

ALengkong • Senin, 8 Juni 2026 | 11:44 WIB
Kacabdin Baru Banyuwangi Buka Nomor Pribadi, Sekolah Diminta Curhat
Kacabdin Baru Banyuwangi Buka Nomor Pribadi, Sekolah Diminta Curhat

Muhammad Jufri, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Jawa Timur Wilayah Banyuwangi, secara resmi membuka nomor telepon pribadinya untuk memfasilitasi komunikasi langsung dengan pihak sekolah.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmennya untuk menciptakan transparansi dan kemudahan akses bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Banyuwangi.

Kebijakan ini menandai era baru dalam kepemimpinan Kacabdin Jatim Banyuwangi, yang sebelumnya dijabat oleh Istu Handono.

Jufri, yang sebelumnya menjabat sebagai Kacabdin Jatim Wilayah Jember, kini memegang kendali di Banyuwangi dengan membawa semangat keterbukaan dan pelayanan prima.

Dalam pernyataannya, Jufri menegaskan bahwa nomor pribadinya dapat dihubungi kapan saja oleh kepala sekolah, guru, maupun pihak lain yang terkait dengan dunia pendidikan.

Ia berharap, inisiatif ini dapat mempermudah penyampaian aspirasi, keluhan, atau masukan dari sekolah tanpa harus melalui birokrasi yang panjang.

“Saya ingin semua pihak sekolah merasa nyaman dan tidak sungkan untuk berkomunikasi langsung.

Ini adalah upaya kami untuk lebih mendekatkan diri dengan sekolah dan memahami secara langsung tantangan serta kebutuhan di lapangan,” ujar Jufri, seperti dilansir dari Radar Banyuwangi.

Komitmen keterbukaan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan yang mungkin dihadapi sekolah, mulai dari masalah administrasi, kurikulum, hingga kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.

Dengan akses langsung, diharapkan solusi dapat ditemukan lebih cepat dan efektif.

Jufri juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kacabdin dengan seluruh elemen pendidikan di Banyuwangi.

Ia percaya bahwa dengan komunikasi yang lancar dan terbuka, kualitas pendidikan di wilayah tersebut dapat terus ditingkatkan secara signifikan.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah provinsi Jawa Timur untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang baik dan responsif.

Keterbukaan informasi dan aksesibilitas pimpinan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal.

Para kepala sekolah dan guru di Banyuwangi menyambut baik inisiatif ini.

Mereka menilai bahwa kebijakan membuka nomor pribadi pimpinan merupakan terobosan yang patut diapresiasi, mengingat seringkali ada kendala dalam menyampaikan masalah ke tingkat yang lebih tinggi.

Dengan adanya jalur komunikasi langsung ini, diharapkan tidak ada lagi hambatan berarti bagi sekolah untuk menyampaikan “curhatan” atau masukan konstruktif.

Ini juga menjadi indikator keseriusan Kacabdin dalam mendengarkan suara dari lapangan.

Pergantian kepemimpinan di Kacabdin Jatim Banyuwangi ini diharapkan membawa angin segar dan inovasi dalam pengelolaan pendidikan.

Fokus pada keterbukaan dan kemudahan akses menjadi prioritas utama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Muhammad Jufri mengundang seluruh pihak terkait untuk memanfaatkan fasilitas komunikasi ini sebaik-baiknya.

Ia berharap, dengan sinergi yang kuat antara Kacabdin dan sekolah, berbagai program pendidikan dapat berjalan lebih optimal demi kemajuan generasi muda Banyuwangi.

Editor : ALengkong
#Kacabdin Jatim #Muhammad Jufri #pendidikan anak usia dini #banyuwangi #keterbukaan informasi