JAGOSATU.COM -Kamis 2 Desember 2022 adalah momentum bersejarah bagi warga Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM)’ Lebih khusus Jemaat Schwarz Sentrum Langowan.
Hari itu patung Penginjil Tanah Minahasa asal Netherland Zendeling Gemoschape (NZG), Johann Gottlieb Schwarz tiba di Langowan.
Patung ini dipesan khusus pada seniman asal Yogyakarta Dunadi.
Pesanan itu dari Prabowo Subianto.
Pensiunan TNI berpangkat Letnan Jenderal ini adalah seorang Muslim beribu Minahasa Dora Sigar asal Langowan, dengan ayah Sumitro Djoyohadikusumo asal Banyuwangi, Jawa Timur.
Dia adalah Prabowo Subianto.
Baca Juga: KPK Periksa Istri Istri Rafael Alun Terkait Aset Mewah dan Sumber Uangnya
Patung ini disumbangkan mantan Danjen Kopasus itu kepada warga Minahasa khsusnya Langowan sebagai tanda cintanya pada kampung halaman ibunda terkasih Dora Sigar.
Patung Johann Gottlieb Schwarz lalu dipasang menggunakan bantuan 1 unit kendaraan crane milik Kodam XIII Merdeka yang dioperasikan Anggota Batalyon Zipur.
Patung tersebut tiba di Pelabuhan Bitung dan dibawa truk kontener ke Langowan.
Setelah kini berdiri kokoh dan gagah, warga dari segala penjuru menjadikan patung Johann Gottlieb Schwarz sebagai obyek wisata sekaligus situs sejarah religi.
Semua orang boleh memegang bagian kaki patung dan disilakan berfoto ria.
Semula patung JG Schwarz yang menggantung di alat crane, posisinya menghadap gedung gereja.
Namun kini berputar 180 derajat berhadapan langsung dengan ratusan warga yang ada di sekitar Pangkalan Ojek depan monumen.
Seolah sang misionaris sedang memberkati warga Langowan.
Karena memang karakter yang ditampilkan pada patung tersebut yaitu tangan kiri memegang Alkitab dan tangan kanan terangkat memberkati jemaat.
Ferdinand ‘Novi’ Mewengkang yang kala itu sebagai Koordinator Lapangan pembangunan monumen Johann Gottlieb Schwarz, menyebut patung tersebut adalah pemberian sekaligus sebagai kado Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 bagi warga Minahasa, khususnya Langowan dari Letjen (Purn) TNI Prabowo Subianto.
“Pemberian ini bukan atas nama jabatan beliau di partai maupun sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan RI, akan tetapi karena hubungan emosional dengan warga Langowan.
Bagaimanapun ibunda tercinta Dora Sigar adalah tou Langowan asli.
Jadi tentu sangat wajar Bapak Prabowo berkontribusi untuk mempercantik wajah Langowan melalui nuansa religius,” beber mantan birokrat Pemprov Sulut yang kemudian jadi politisi setelah pensiun.
Dengan berdirinya patung JG b Schwarz yang baru, diharap semakin menambah keindahan wajah Langowan.
Baik dari segi estetika maupun dari segi keimanan jemaat GMIM khususnya sebagai buah pelayanan dari sang misionaris.
salah satu warga Langowan Johny Wangke menuturkan bahwa sepatutnya warga Langowan berterima kasih, karena dengan pemberian diri Prabowo Subianto, lokasi Monumen Schwarz Langowan selalu jadi pusat perhatian warga.
Tidak saja warga Langowan dan Minahasa, tapi juga siapapun pengunjung ke kota kecil itu, maupun yang sekadar melintas.
‘’Kebetulan Langowan adalah jalur kendaraan menuju kawasan Selatan Minahasa dan Bolong Raya.
Banyak pelintas yang kemudian berhenti sekadar berfoto di depan patung Schwarz.
Tentu kami bangga sebab patung ini tidak saja dikagumi oleh waerga geraja tapi juga oleh umat agama lainnya,’’ terang Wangke.(mpd)
Editor : Nur Fadilah