Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Dibilang “Balita” oleh Legenda MU, Martinez Bungkam Haaland dan Bungkam Kritikus

ALengkong • Senin, 19 Januari 2026 - 06:38 WIB
Martinez tampil impresif untuk MU
Martinez tampil impresif untuk MU

Jagosatu.com - Lisandro Martinez membalas komentar pedas dari legenda Manchester United, Nicky Butt dan Paul Scholes, yang mengkritiknya secara terbuka.

Komentar itu muncul setelah Butt menyebut Martinez seperti “balita” yang mudah diperlakukan Erling Haaland.

Paul Scholes juga menambahkan bahwa Haaland akan mencetak gol lalu melempar Martinez ke dalam gawang.

Kedua mantan pemain itu berbicara dalam podcast The Good, The Bad & The Football jelang derby Manchester.

Martinez menegaskan bahwa mereka tidak akan berani mengucapkan hal tersebut langsung di hadapannya.

Ia mengatakan siapa pun boleh bicara apa saja di televisi, tetapi sikapnya berbeda saat bertemu langsung.

Bek asal Argentina itu bahkan menantang agar kritik disampaikan langsung ke wajahnya tanpa rasa takut.

Menurut Martinez, ia tetap menghormati siapa saja yang benar-benar ingin membantu klub.

Ia menegaskan fokus utamanya hanya pada performa pribadi dan tim, bukan komentar dari luar.

Dalam laga derby tersebut, Manchester United justru menang meyakinkan 2-0 atas Manchester City.

Martinez tampil solid dan berhasil membuat Haaland nyaris tidak berkutik sepanjang pertandingan.

Striker City itu hanya mencatatkan 14 sentuhan, dengan dua di antaranya terjadi di kotak penalti United.

Haaland kini menjalani tujuh laga beruntun tanpa gol non-penalti, yang terburuk dalam kariernya di liga top Eropa.

Kemenangan ini juga menjadi kekalahan ke-10 Pep Guardiola dari United sepanjang karier kepelatihannya.

Atmosfer Old Trafford disebut Martinez sangat luar biasa dan penuh energi dari para pendukung.

Ia menilai hubungan antara pemain dan fans menjadi kunci utama performa di lapangan.

Martinez mengatakan fans ingin melihat semangat juang, tekel keras, dan DNA Manchester United.

Ia memahami kekecewaan suporter ketika performa tim tidak sesuai harapan.

Bagi Martinez, bermain dengan darah dan kebanggaan klub adalah hal yang tidak bisa ditawar.

Ia berjanji akan terus memberikan segalanya untuk Manchester United sampai hari terakhirnya di klub. (samt)

Editor : ALengkong
#Manchester United #paul scholes #nicky butt #Lisandro Martinez