Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Le Mans Jadi Awal Rivalitas Martin dan Bezzecchi

Pratama Karamoy • Selasa, 12 Mei 2026 | 16:39 WIB
KEMBALI KE PODIUM: Pembalap Aprilia Jorge Martin bergulingan di aspal untuk merayakan kemenangan pada GP Prancis, Minggu (10/5). (AFP)
KEMBALI KE PODIUM: Pembalap Aprilia Jorge Martin bergulingan di aspal untuk merayakan kemenangan pada GP Prancis, Minggu (10/5). (AFP)

 

LE MANS – MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (10/5), mulai memperlihatkan potensi rivalitas antara dua pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Setelah dalam beberapa seri awal musim balapan lebih banyak didominasi Bezzecchi, kini giliran Martin berhasil meraih kemenangan untuk pertama kalinya musim ini.

Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Martin sejak Grand Prix Indonesia 2024, sekaligus menandai comeback-nya setelah musim lalu harus absen panjang akibat cedera serius. Kini, selisih poin Martin dengan Bezzecchi di klasemen sementara tinggal terpaut satu poin. "Saya tidak pernah berpikir bisa kembali ke situasi ini. Saya selalu menginginkannya, tetapi saya tidak berpikir ini mungkin terjadi," kata Martin dikutip dari GPOne.

Saling Belajar dan Beri Pujian

Meski gagal menang di Le Mans, Bezzecchi justru melihat persaingan dengan Martin sebagai motivasi. "Bertarung dengan Jorge memang sulit karena dia sangat cepat. Tetapi sepanjang akhir pekan saya selalu bisa belajar darinya," kata Bezzecchi. Bezzecchi bahkan mengaku mulai mempelajari gaya balap Martin di Le Mans. "Jorge sangat kuat sepanjang akhir pekan. Saya mencoba meniru beberapa hal yang dia lakukan," katanya.

Baca Juga: MotoGP di Le Mans: Hujan Bayangi Duel Aprilia versus Ducati

Di sisi lain, Martin juga memberikan pengakuan serupa. Menurutnya, Bezzecchi saat ini menjadi acuan utama di MotoGP. "Marco adalah benchmark sekarang dan saya mencoba mengejarnya," ujar Martin. "Memiliki dia di dekat saya menjadi motivasi besar. Dia mengeluarkan kemampuan terbaik saya."

KLASEMEN SEMENTARA PEMBALAP MOTOGP (10 BESAR)

  1. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) — 128 poin

  2. Jorge Martin (Aprilia Racing) — 127 poin

  3. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) — 84

  4. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) — 83

  5. Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) — 67

  6. Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) — 62

  7. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) — 57

  8. Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) — 55

  9. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) — 43

  10. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) — 39

Jaga Persaingan

Aprilia tampil dominan di Le Mans. Pabrikan asal Noale itu bahkan mencetak sejarah dengan menyapu podium 1-2-3 untuk pertama kalinya di MotoGP. Selain Martin dan Bezzecchi, satu podium lain ditempati pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura.

Namun, CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menilai persaingan Martin dan Bezzecchi justru bisa menjadi kekuatan terbesar timnya musim ini. "Satu-satunya aturan yang kami berikan adalah rasa hormat. Ketika rasa hormat hilang di antara dua rider, itu akan langsung terlihat," kata Rivola. (ka/bas)

Editor : Pratama Karamoy
#MotoGP #Olahraga