Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Bangkit Kembali? Apple Gandeng Eks Google & Microsoft Jadi Bos AI Baru

ALengkong • 2025-12-02 16:44:45

Apple resmi punya pemimpin AI baru untuk mengejar kejayaan di era teknologi kecerdasan buatan
Apple resmi punya pemimpin AI baru untuk mengejar kejayaan di era teknologi kecerdasan buatan

Jagosatu.com - Apple membuat keputusan besar dengan menunjuk Amar Subramanya sebagai pimpinan AI baru untuk menggantikan John Giannandrea.

Pergantian ini dilakukan untuk memperkuat strategi kecerdasan buatan Apple yang sempat dinilai kurang bersinar dibandingkan pesaingnya.

Menurut TechCrunch Giannandrea resmi mundur dari posisi Senior Vice President of Machine Learning and AI Strategy namun masih akan menjadi penasihat hingga 2026.

Subramanya sebelumnya bekerja lama di Google dan terakhir menjabat posisi senior di Microsoft sehingga keahliannya sudah teruji dalam dunia AI.

Dilansir dari Reuters Apple memang ingin mengejar ketertinggalan dalam perlombaan AI industri terutama setelah peluncuran fitur Apple Intelligence yang menerima banyak kritik.

Apple Intelligence adalah fitur berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi ke iPhone iPad dan Mac tetapi respons pengguna awal tidak sesuai harapan.

Dengan pengalaman Subramanya mengembangkan model AI besar Apple ingin meningkatkan kualitas Apple Intelligence dan memperbaiki performa Siri.

Istilah model dasar atau foundation model merujuk pada model AI besar yang mampu mempelajari banyak data sekaligus dan bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti gambar teks dan suara.

Baca Juga: Anak SMP Belajar Sains Lewat Game?” Festival Sains 2025 Ajak Pelajar Kenal Teknologi Sejak Dini

Kritik terbesar selama ini adalah Siri dianggap kurang pintar jika dibandingkan dengan asisten AI pesaing seperti Google Assistant dan Copilot.

Pergantian pimpinan AI ini menjadi sinyal bahwa Apple siap memperbarui sistem dan mengambil risiko lebih besar dalam inovasi.

Menurut Business Insider keputusan ini jadi langkah strategis Apple untuk mengembalikan kepercayaan pasar terhadap kemampuan AI perusahaan.

Subramanya akan bekerja langsung di bawah Craig Federighi yang saat ini menjadi kepala pengembangan software di Apple.

Hubungan kerja itu menandakan integrasi AI akan makin diprioritaskan dalam sistem operasi seperti iOS iPadOS dan macOS.

Beberapa analis percaya Apple akan memperkenalkan pembaruan besar AI pada WWDC berikutnya untuk menunjukkan perkembangan kepemimpinan baru.

Apple bahkan disebut sedang memperluas fokus ke AI generatif yang mampu memproduksi konten otomatis seperti teks gambar dan video.

Konsumen berharap pembaruan itu bisa menghadirkan Siri yang lebih responsif lebih manusiawi dan lebih mampu memahami konteks percakapan.

Muncul spekulasi bahwa Apple juga sedang mempersiapkan kemitraan AI lebih besar dengan perusahaan teknologi lain untuk mempercepat riset.

Namun apa pun rencananya perubahan ini menunjukkan Apple ingin kembali ke posisi terdepan dalam perlombaan kecerdasan buatan.

Apple tentu harus membuktikan hasil nyata kepada pengguna bukan hanya perubahan posisi dan jabatan di dalam perusahaan.

Banyak yang menilai fokus baru Apple akan menentukan masa depan produk dan layanan mereka dalam sepuluh tahun ke depan.

Penggemar teknologi kini menunggu apakah Amar Subramanya mampu membawa Apple melesat dan membalikkan kritik yang selama ini menghantui Apple Intelligence.

Harapan terbesar ada pada kemampuan Apple untuk menciptakan layanan AI yang benar benar berguna dan memberikan pengalaman berbeda bagi penggunanya. (KT)

Editor : ALengkong
#AI #Apple #Siri #Apple Intelligence #Amar Subramanya #Teknologi