Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Cara Menanam Cabe Rawit agar Berbuah Lebat

Alfianne Lumantow • 2023-11-06 14:51:12
Tanaman Cabe Berbuah Lebar.
Tanaman Cabe Berbuah Lebar.

JAGOSATU.COM - Teknik perawatan pada tanaman cabe rawit. Ada beberapa jenis benih cabe yang lebih detail lagi seperti cmk logo laba dan lain sebagainya. Ada benih-benih tertentu yang baru diserang hama sekali dua kali langsung produksinya turun, tapi ada juga yang benih cabe yang sudah diserang berkali-kali tetap tidak terpengaruh.

Perawatan tanaman cabe rawit memerlukan perhatian khusus. Ada beberapa jenis benih cabe yang lebih detail lagi seperti cmk logo laba dan lain sebagainya. Untuk hasil panen yang berkualitas, belilah benih yang masih generasi pertama atau biasanya benih-benih yang khusus di packing di pabrikan ya yang jual kemasan-kemasan di toko online.

Selain itu, penting untuk memisahkan tanaman cabe dari tanaman hias karena risiko serangan hama yang berbeda antara kedua jenis tanaman tersebut.

Untuk menanam cabe, siapkan media semai benih cabai terlebih dahulu. Media yang dianjurkan untuk penyemaian adalah campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, serta sekam bakar dengan perbandingan 3:2:1.

Setelah itu, sterilisasi media semai agar tidak mudah terserang penyakit. Pilih benih cabai dengan kualitas baik, kemudian rendam dalam air bersuhu sekitar 45-50 derajat celsius selama satu jam.

Setelah itu, pilih benih cabai yang mengendap di bawah air. Langkah ini bertujuan agar tanaman tidak mudah terserang jamur. Mulai penyemaian dengan memasukkan satu per satu benih ke dalam wadah yang telah berisi media semai lalu tutup dengan media semai halus.

Tutup wadah semai menggunakan karung plastik, karung goni, atau daun pisang untuk menjaga kelembapannya. Siram penyemaian dengan cara disemprot. Setelah benih tumbuh menjadi bibit, pindahkan bibit ke dalam pot atau tanah yang telah disiapkan. Pastikan tanah yang dipilih memiliki sinar matahari yang cukup dan tanah yang subur.

Bersihkan lahan dari rumput atau gulma serta bebas dari sisa-sisa tanaman sebelumnya. Berikan perlindungan terhadap tanaman dengan menggunakan mulsa atau kain jerami sebagai penutup tanah.

Jaga kelembaban tanah tetap stabil dengan melakukan penyiraman secara teratur namun tidak berlebihan. Agar berbuah lebat, lakukan pemupukan.

Berikan pupuk tambahan agar tanaman mendapatkan nutrisi tambahan. Lakukan pula penyiraman yang dilakukan paling sedikit tiga hari sekali. Apabila cuaca sedang panas, siramlah setiap hari.

Serangan hama yang entah itu kutu, penyakit-penyakit jamur, virus, dan sebagainya,  bisa cepat sekali penularannya karena teknik perawatan tanaman cabenya itu berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kesehatan tanaman secara berkala. Siram tanaman dengan air tajin.

Penyiangan adalah salah satu cara merawat tanaman cabe agar tanaman lebih bersih, sehat, terhindar dari bakteri, penyakit, hama, dan lain sebagainya. Pangkas tanaman,  letakkan di bawah sinar matahari.

Usahakan memisahkan tanaman cabe dari tanaman hias karena risiko serangan hama yang berbeda antara kedua jenis tanaman tersebut. (Youtube : Channel Zamroni)

Editor : Alfianne Lumantow
#tanaman cabai #pertanian