Pembacaan Alkitab : Wahyu 12:10-12
TEMA : RAHASIA HIDUP DALAM KEMENANGAN
“Mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka, karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai harus menghadapi maut.” ( ay. 11)
Sering kali hidup terasa seperti medan “perang batin”di mana rasa bersalah, kegagalan, dan tuduhan masa lalu terus membisikkkan bahwa kita tidak layak.
Terjadi tarik menarik antara pikiran benar dan jahat yang membuat kita bertanya; bagaimana orang beriman bias tetap hidup dalam kemenangan di tengah gejolak tersebut?
Bacaan Wahyu 12:10-12 hari ini menyingkapkan rahasia kemenangan tersebut melalui melalui tiga pilar utama yang kokoh.
Pertama, kita memengkan peperangan iman hanya oleh darah Anak Domba Yesus yang telah menanggung semua dosa, aib, dan kegagalan mmelalui pengorbanan-Nya di kayu salib.
Oleh darah-Nya, kita bukan hanya diampuni, tetapi dipulihkan secara sempurna dari kuasa dosa. Kedua, kemenangan dinyatakan melalui perkataan kesaksian yang benar. Iman tidak untuk disimpan.
Melainkan dinyatakan; saat kita tetap berkata “Tuhan baik”di tengah air mata dan kegelapa, di situlah terang kemenangan sedang terpancar.
Ketiga, kita menang dengan tidak mengasihi nyawa sendiri, sebagai lambing kesetiaan tanpa tawar menawar. Ketika Kristus menjadi lebih berharga daripada kenyamanan dan keamanan, keita menjadi pribadi yang tidak mudah dikalahkan oleh dunia.
Oleh karena itu, melalui bacaan kita pada hari ini, kita belajar bahwa kemenangan orang percaya bukan berarti hidup tanpa luka atau tangis, melainkan keberanian untuk tetap berdiri dan berharap di tengah badai.
Apa pun peregumulan hari ini, ingatlah bahwa kemenanganmu tidak ditentukan oleh keadaan, melainkan telah ditetapkan di atas salib.
Hiduplah dalam kepastain itu dengan terus percaya pada darah-Nya, berani menyatakan kesaksianmu, dan menjaga kesetiaan sampai akhir, karena bagi Allah, kita adalah lebih dari pemenang. Amin.
Doa : Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk melayani dan bersaksi dengan penuh ketulusan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow