Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kementerian Pekerjaan Umum Tata Pulau Penyengat Jadi Destinasi Budaya

Pratama Karamoy • Selasa, 28 April 2026 | 16:20 WIB
BERSOLEK: Salah satu kawasan di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang sudah ditata oleh Kementerian PU. (Dok. PU)
BERSOLEK: Salah satu kawasan di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang sudah ditata oleh Kementerian PU. (Dok. PU)

 

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penataan kawasan Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Penataan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus memperkuat fungsi pulau tersebut sebagai destinasi wisata budaya Melayu.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kepulauan Riau, Direktorat Jenderal Cipta Karya, penataan kawasan Pulau Penyengat dilakukan secara bertahap sejak 2022, dan telah menjangkau area seluas 25 hektare yang sebelumnya teridentifikasi sebagai kawasan kumuh.

Menteri PU Dody Hanggodo menuturkan, bahwa penanganan dilakukan melalui pendekatan terpadu yang mencakup peningkatan infrastruktur dasar. Seperti peningkatan kualitas jalan lingkungan, pembangunan jaringan drainase, penyediaan air minum melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), pengelolaan air limbah domestik melalui septic tank komunal, hingga penyediaan Ruang Terbuka Publik (RTP). "Perbaikan infrastruktur dasar tersebut memberi dampak langsung bagi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: CEO Honda Akui Tertinggal dari Tiongkok

Dampak tersebut diantaranya, mempermudah mobilitas warga dan wisatawan, mengurangi genangan, serta memperbaiki kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan. Kondisi kawasan yang lebih tertata juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat pesisir.

"Memasuki tahap lanjutan pada 2025, penataan difokuskan pada penguatan identitas Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata budaya," tegasnya. (idr/bas)

Editor : Pratama Karamoy
#Kementerian Pekerjaan Umum #Nasional #pulau penyengat