Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Elon Musk Kejutkan Dunia Teknologi, Proyek AI Rp Triliunan Dihentikan!

ALengkong • 2025-08-13 22:19:09

Elon Musk, CEO Tesla. (Foto: Getty Images)
Elon Musk, CEO Tesla. (Foto: Getty Images)

Jagosatu.com – Tesla resmi menghentikan proyek superkomputer AI andalannya, Dojo, yang selama ini disebut-sebut akan menjadi mesin otak untuk mobil otonom dan robot humanoid perusahaan.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh CEO Tesla, Elon Musk, yang menyebut Dojo generasi kedua atau Dojo 2 sebagai “an evolutionary dead end” atau jalan buntu dalam perkembangan teknologi AI.

Dilansir dari TechCrunch, Musk mengatakan bahwa mempertahankan dua desain chip berbeda seperti Dojo dan chip kendaraan Tesla terlalu rumit dan tidak efisien.

Sebagai gantinya, Tesla akan memusatkan seluruh sumber daya pada dua platform chip baru yang diberi nama AI5 dan AI6.

AI5 adalah chip yang didesain khusus untuk proses inference, yaitu kemampuan AI untuk membuat prediksi atau keputusan secara langsung di kendaraan.

Sedangkan AI6 adalah desain chip konvergen yang mampu melakukan inference dan pelatihan AI skala besar di arsitektur yang sama.

Menurut The Verge, tujuan dari AI6 ini adalah menggabungkan kekuatan komputasi Dojo dengan fleksibilitas chip kendaraan agar Tesla bisa menghemat biaya sekaligus meningkatkan performa.

Dengan langkah ini, Tesla berharap bisa mempermudah pengembangan sistem AI di berbagai lini produk, mulai dari mobil listrik, robot humanoid Optimus, hingga proyek AI lainnya.

Baca Juga: Google Veo 3: AI Canggih yang Bisa Bikin Video Real-Time dari Teks dan Kamera yang Bisa Dikontrol Layaknya Game

Tom’s Hardware melaporkan bahwa sekitar 20 insinyur kunci yang sebelumnya mengerjakan Dojo telah keluar dari Tesla.

Mereka memilih bergabung dengan DensityAI, sebuah startup AI baru yang didirikan oleh mantan eksekutif Tesla.

Sisa tim Dojo akan dipindahkan ke proyek-proyek infrastruktur dan komputasi lainnya di Tesla, termasuk kerja sama dengan Nvidia, AMD, TSMC, dan Samsung.

Keputusan ini awalnya mengejutkan banyak penggemar teknologi karena Dojo dikenal sebagai salah satu proyek paling ambisius Tesla.

Namun, menurut Barron’s, investor justru menyambut positif langkah ini dan saham Tesla naik sekitar 2–2,5% setelah pengumuman.

Musk menjelaskan bahwa ide Dojo tidak sepenuhnya ditinggalkan, melainkan akan diadaptasi ke desain AI6 yang lebih ringkas dan hemat daya.

Investor menilai pivot ini sebagai langkah strategis, bukan tanda kegagalan, karena konsolidasi chip dapat mempercepat inovasi.

Selain itu, model chip tunggal akan membuat Tesla lebih fleksibel dalam mengatur produksi dan memperluas kapasitas komputasi.

Langkah ini juga mengurangi ketergantungan Tesla pada infrastruktur pelatihan AI besar yang mahal dan kompleks.

Hyper.AI menyebut keputusan ini sebagai bentuk “Dojo 3”, yaitu Dojo versi hemat yang bisa berjalan dengan banyak chip AI6 di papan sirkuit tunggal.

Bagi dunia teknologi, keputusan ini adalah pengingat bahwa inovasi bukan hanya soal menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga soal beradaptasi dengan kebutuhan masa depan.

Elon Musk sekali lagi membuktikan bahwa ia tidak takut mengambil langkah berani demi efisiensi dan percepatan teknologi. (KT)

Editor : ALengkong
#AI5 #teknologi ai #Tesla #AI6 #dojo #Elon Musk