Arkeologi Bali Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Jawa Kalimantan Kesehatan Lifestyle & Hiburan Maluku Nasional Nusa Tenggara Timur Olahraga Papua Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Produk Cap Tikus Bersaing Hebat dengan Produk Luar Negeri di Pasar Indonesia

Tina Mamangkey • Rabu, 30 Agustus 2023 | 12:42 WIB
Audi Lieke saat membawakan materi, kemarin
Audi Lieke saat membawakan materi, kemarin

JAGOSATU.COM - Perhelatan Indonesia Marketing Festival (IMF) 2023 di Suluttenggo telah berlangsung seru dan penuh prestasi. Selain pemberian berbagai penghargaan, acara yang diadakan di Four Point by Sheraton pada Selasa (29/8) lalu juga menampilkan sesi diskusi CI-EL yang menarik. Banyak pelaku usaha sukses, termasuk baik dari perusahaan BUMN maupun sektor swasta, yang berpartisipasi dalam acara ini.

Salah satu sorotan yang menonjol datang dari Direktur Utama PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk, Audy Lieke. Dalam presentasinya, Lieke berbagi kiat kesuksesan dalam memasarkan produk kearifan warga Minahasa. "Awalnya, perusahaan kami fokus pada produksi cap tikus. Namun, seiring berjalannya waktu, kami melihat potensi untuk mengembangkan produk seperti soju dan Spark," ungkapnya.

Lieke juga menyampaikan rasa syukurnya, karena kini cap tikus dari perusahaan mereka telah menjadi perusahaan publik. "Kami bersyukur kepada Tuhan, pemerintah, dan masyarakat karena cap tikus adalah produk rakyat.

Going public adalah langkah penting untuk memastikan para petani mendapatkan manfaat dari hasil olahan mereka," tambahnya. Lieke mengingatkan bahwa produk cap tikus telah ada sejak zaman penjajahan dan terus diwariskan dari generasi ke generasi hingga saat ini. "Banyak tokoh besar di Sulut yang orangtuanya adalah petani cap tikus," katanya singkat.

Menurut Lieke, peluang bisnis besar dapat dilihat dari produk cap tikus ini. "Kami percaya bahwa bisnis harus holistik. Petani memerlukan infrastruktur untuk cap tikus, sementara industri harus memiliki legalitas di tingkat nasional dan internasional," ungkapnya.

Dia menekankan prinsip penting perusahaannya yang bangga akan kearifan lokal. "Kami bertanya pada diri sendiri, apa kearifan lokal yang dapat kami berikan kepada dunia. Ekonomi kita memiliki potensi yang sangat cerah.

Ini saat yang tepat untuk berkembang di tingkat nasional dengan dukungan legalitas yang tepat. Kami ingin mengangkat produk kearifan lokal daerah dan mendorong agar industri minuman beralkohol dikuasai oleh produk Indonesia. Kami bersyukur telah diterima oleh masyarakat," jelasnya.

Lieke juga menjelaskan tujuan awal perusahaannya. "Dengan keberadaan cap tikus yang sah secara hukum, kita dapat mengekspornya secara legal. Dengan skala besar produksi cap tikus dari petani, kami hadir sebagai solusi pemasaran produk kearifan lokal ini.

Kami berharap mendapatkan dukungan agar produk domestik dapat bersaing di pasar," ujarnya. "Kadang-kadang produk luar negeri lebih diminati, tetapi kita seharusnya bangga dengan produk lokal.

Dukungan pemerintah dalam hal regulasi sangat penting. Produk dalam negeri tidak kalah dengan produk luar, dan hal ini akan memberikan dampak positif bagi semua pihak, terutama para petani," tambah Lieke. (mpo)

Editor : Tina Mamangkey
#PT Jobubu Jarum Minahasa #Audy Lieke