5 Cara Menekan Dampak Negatif Media Sosial bagi Kesehatan Mental

ALengkong • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38 WIB
Ilustrasi upaya mengurangi dampak negatif media sosial — sejumlah kebiasaan sederhana disebut dapat membantu menjaga kesehatan mental di tengah tingginya penggunaan platform digital.
Ilustrasi upaya mengurangi dampak negatif media sosial — sejumlah kebiasaan sederhana disebut dapat membantu menjaga kesehatan mental di tengah tingginya penggunaan platform digital.

JagoSatu.com- Penggunaan media sosial di seluruh dunia kini mencapai 5,79 miliar orang atau hampir 70 persen populasi global, menurut data terbaru DemandSage per April 2026, dengan Facebook tetap menjadi platform terbesar dengan lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan.

Meski menawarkan banyak manfaat seperti menyambungkan hubungan keluarga dan teman, memudahkan interaksi dengan bisnis, hingga menjadi sarana belajar keterampilan baru lewat platform seperti YouTube, media sosial juga membawa sejumlah dampak negatif jika digunakan berlebihan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak menghabiskan waktu di platform tersebut dapat meningkatkan risiko stres, kesepian, isolasi sosial, dan depresi.

Claude Mellins, profesor psikologi medis di Departemen Psikiatri dan Ilmu Sosiomedis, menyebut media sosial dapat menjadi wadah perundungan dan pengucilan, memicu ekspektasi tidak realistis soal citra tubuh dan sumber kepopuleran, menormalisasi perilaku berisiko, serta berpotensi merugikan kesehatan mental.

Berikut sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan manfaat media sosial sambil meminimalkan dampak buruknya:

Dengan menerapkan kelima langkah tersebut secara konsisten, pengguna media sosial diharapkan dapat tetap menikmati manfaat konektivitas digital tanpa harus mengorbankan kesehatan mental dan kualitas hidup di dunia nyata.

Editor : ALengkong
kesehatan mental media sosial gaya hidup digital tips kesehatan